Pemeriksaan Kanker Payudara Oleh Bali Pink Ribbon

(Baliekbis.com), Yayasan Pita Merah Muda, atau dikenal sebagai Bali Pink Ribbon (BPR) mengadakan kunjungan sosial rutin tahunan besar mereka yang pertama untuk tahun 2019. Kegiatan tersebut mencakup seminar tentang kesadaran kanker payudara dan skrining payudara bagi masyarakat yang kebanyakan merupakan kaum perempuan dan ibu-ibu di Narmada dan Sekotong, Lombok. Dari tanggal 25 Februari hingga 1 Maret BPR bekerja sama dengan rekan medis Prima Medika Hospital, John Fawcett Foundation, dan Komunitas Cinta Kasih (KCK) menyelenggarakan penyuluhan kanker payudara dan pemeriksaan manual tersebut. Acara ini turut didukung oleh jajaran Pemda Lombok dan Nusa Tenggara Barat beserta Dinas kesehatan setempat.

Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh lebih dari 365 peserta, dimana 307 perempuan diantaranya menjalani pemeriksaan manual, yang diikuti oleh pemeriksaan menggunakan USG bagi sekitar 83 perempuan. Dari pemeriksaan ini, ditemukan 8 pasien diduga mengidap tumor jinak. Tim dari BPR terdiri dari 15 pengurus yayasan, sukarelawan dan dokter, dan dilengkapi dengan dua mesin USG portable hasil sumbangan dari sponsor untuk memfasilitasi kegiatan ini.

Dana yang diterima dari sponsor digunakan untuk mendirikan Bali Pink Ribbon, satu-satunya pusat edukasi dan dukungan kanker payudara di Bali, pada tahun 2013 silam. Pada tahun 2018, sumbangan dari berbagai sponsor yang diterima digunakan untuk kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

·        Bali Pink Ribbon bersama dengan rekan medi, Rumah Sakit Prima Medika, mengadakan 15 seminar, pemeriksaan kanker payudara manual dan dengan USG di berbagai daerah di Bali.

·        Pemeriksaan banyak dilaksanakan dengan bantuan dari tim dokter dari FeM Surgery Singapura dan Rumah Sakit Siloam Bali.

·        Kegiatan pemeriksaan ini melayani lebih dari 800 perempuan, dengan USG pada lebih dari 40 perempuan dengan indikasi tonjolan pada 36 orang. Mereka yang terindikasi postifi kanker tercatat 0.2% dari total yang diperiksa.

·        Tim mengadakan kunjungan ke pasien dan memberikan layanan bagi lebih dari 70 pasien di berbagai rumah sakit di Denpasar.

·        Kegiatan berkumpul dengan komunitas penyandang dan penyintas kanker payudara dilakukan setiap bulan melibatkan lebih dari 200 pasien.

·        Pada tahun 2018, BPR membeli satu unit lagi USG mobile dengan dana sumbangan dari Freeport Mining Pink Tea Committee dari Papua & Spotty Dotties Group Darwin asal Australia. Unit mobile USG yang pertama dibeli dengan dana sumbangan dari Freeport Mining Pink Tea dari Papua pada tahun 2015 silam.

Laporan Statistik Bali Pink Ribbon Statistics untuk tahun 2015-2018

·        Mengadakan penyuluhan kanker payudara sebanyak 68 kali kepada 3.014 peserta

·        Mengadakan pemeriksaan manual kanker payudara bagi 2.442 orang

·        Mengadakan pemeriksaan kanker payudara menggunakan USG bagi 284 orang

·        BPR menyediakan bantuan dana kesehatan bagi 39 pasien

·        Dukungan bagi komunitas setiap tahun, melayani 223 orang (tahun 2015), 199 orang (2016), 280 orang (2017) dan 222 orang di tahun 2018.

 

Gaye Warren, pendiri Bali Pink Ribbon menyatakan, ”Kami ingin mewujudkan sebuah masa dengan dimana semua perempuan Bali memahami dan memiliki kesadaran tentang kanker payudara melalui layanan yang diberikan BPR yang menjangkau seluruh pelosok pulau Bali, dimana mereka belajar untuk bertanggung jawab atas kesehatan payudara mereka dan mampu mencari bantuan medis tanpa merasa khawatir atau malu, dan mereka tahu bahwa pelayanan ini tersedia secara gratis.”

Yayasan Pita Merah Muda Bali baru-baru ini menerima pengharagaan dari Departemen Kesehatan sebagai penyedia edukasi kanker payudara yang terbaik di seluruh Indonesia. Bali Pink Ribbon juga memberikan dukungan perawatan gawat darurat bagi pasien kurang mampu yang tidak memiliki BPJS. Pada bulan Agustus tahun ini, BPR berencana melaksanakan penyuluhan dan pemeriksaan ke wilayah Sumba dan tahun 2020 direncanakan untuk dilaksanakan di kepulauan Flores dan Nusa Penida. (ist)

Berikan Komentar