Pak Oles Terapkan Strategi New Normal

(Baliekbis.com), Direktur Utama PT Karya Pak Oles Tokcer, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana menegaskan pihaknya menjalani New Normal dengan menerapkan strategi  untuk mengendalikan dan memajukan perusahaan.  Sebab Covid-19 sudah mulai mengubah perilaku bisnis sesuai protokol kesehatan, tingkah laku masyarakat dalam bertindak, bekerja, berpikir, berinteraksi dan berbisnis.

“Sebuah perusahaan swasta nasional berbasis obat-obatan tradisional terbesar di Bali mengubah sistim informasi media menjadi online dan mengaktifkan media sosial dalam branding produk dan memasarkan  berbagai jenis produk yang dihasilkan,” kata Pak Oles di Denpasar, Selasa (2/6).

Perusahaan  yang dirintisnya sejak 1997 yang kini memiliki kantor cabang di berbagai darah di Indonesia menyadari perubahan adalah hal yang tidak bisa dihindari, namun  harus dijalani, tidak ada yang tidak berubah dan perubahan  itu  adalah pasti.  Iklim bisnis terus berubah sesuai pasar, kondisi pasar, masyarakat, lingkungan, politik, sosial, budaya,  teknologi,  manajemen yang menciptakan dan  menghasilkan perubahan.

Perubahan bisnis terjadi setiap hari, bahkan bisa dalam hitungan menit seperti terjadi dalam bisnis saham dan valuta asing. Hadirnya Covid-19 merupakan letupan besar perubahan sebagai hasil dari letupan letupan kecil dalam perubahan lingkungan dan tingkah laku masyarakat.

Baca Juga :   Samakan Persepsi, Pemerintah Kumpulkan Pengusaha Swing

Pak Oles meningkatkan kapasitas pemasaran produk  melalui distribusi channel (rantai distribusi), modern market yang masih solid dalam pemasaran, tidak begitu terkena dampak covid- 19, dengan memberikan spesial diskon untuk produk produk yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang mampu meningkatkan imunitas tubuh seperti minyak bokashi, teh herbal, madu dan balsem.
Sosok pria enerjik itu juga tetap melayani bisnis restoran, green school, bokashi therapy dengan pelayanan yang minimalis ( jumlah pilihan menu yang best seller) dan pada jam terbatas, yaitu dari jam 10.00 sampai  jam 18.00  WITA, untuk efisiensi dan fokus pada pelayanan prima.

Penjualan melalui  Sales Promotion Group (SPG) dilakukan melalui komunikasi media sosial yang  bisa diantar ke pemesan. Penjualan melalui konter Pak Oles diberikan harga spesial dsn bonus spesial selama pandemi covid 19.  Efisiensi produksi, pemasaran, menejemen dan informasi terus dilakukan, serta perbaikan atau inovasi produk dan jasa Pak oles dilakukan menyesuaikan perubahan. Edukasi masyarakat akan pentingnya herbal, minyak bokashi, madu dsn cara pemakaiaannya, serta gaya hidup herbal, organik dan teknologi EM terus dilakukan melalui media sosial dan online. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: