Pak Oles: Pemimpin Harus Menerapkan Trikaya Dharma

(Baliekbis.com), Pemimpin yang melayani harus dapat menerapkan Trikaya Dharma yakni  berpikir, berbuat dan berkata berdasarkan kebenaran (dharma) dalam membangun masyarakat dan organisasi untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagian yang dilandasi penuh kasih. Untuk itu pemimpin dengan penuh kesabaran, jujur, tidak membunuh dan tidak mementingkan diri sendiri akan mendapat dukungan dan empati masyarakat.

“Sabar, tulus hati, welas asih,  kejernihan  dan kelembutan hati menjadi landasan pemimpin yang melayani sehingga kerja tulus itu akan membuahkan hasil dan disegani masyarakat luas,” kata Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M. Agr yang akrab disapa Pak Oles dalam Seminar Kepemimpinan yang Melayani (Servant Leadership) di Hotel Ayu Denpasar, Sabtu (11/1).

Seminar sekaligus memotivasi kepada ratusan karyawan perusahaan yang berbasis obat-obatan tradisional untuk tetap semangat, kerja keras, disiplin, dedikasi, pengabdian dan hemat dalam menghadapi persaingan semakin ketat, sehingga perusahaan dengan produk yang berkualitas tetap eksis dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Kepemimpinan pelayanan berkembang dalam organisasi modern dengan mengedepankan kepentingan orang lain (pelanggan, bawahan, masyarakat) dari pada kepentingan diri sendiri atau pemimpin. Dengan cara memberikan kepuasan kepada pelanggan atau masyarakat melalui pelayanan, maka organisasi akan bisa maju. Kepemimpinan pelayanan dalam Hindu disebut dengan Seva Niti. Seva berarti melayani, niti berarti memimpin.

Kepemimpinan  yang melayani itu juga menyangkut Niyama Brata yang menyangkut dana (pemberian),ilya (pemukaan pada leluhur), Dhyana (pengembangan diri), Svadyaya ( Tafakur/merenung), Puspatanigraha (yakin belajar veda), Brata (pengekangan seks), upawada( pengekangan nafsu makan/minum), Mona (puasa) dan snana (pembersihan diri dari Trisandya).

Pak Oles mengingatkan, dalam konsep pemimpin yang melayani itu selalu dilandasi bekerja secara tulus ikhlas, penuh kasih sehingga dapat memberikan hasil maksimal untuk kesejahteraan dan kebahagian bersama masyarakat beserta seluruh keluarganya. “Dalam bekerja itu juga diingatkan untuk melakukan dana punia yakni menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu sesama yang memerlukan uluran tangan maupun untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan ritual,” ujar Pak Oles dalam acara yang dihadiri jajaran Direksi antara lain Manajer Produksi Ni Made Lidyawati, Manajer Keungan Ni Ketut Tisnawati dan Manajer Personalia Nyoman Yuliarsana. (hms)

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.