Nyoman Wirayasa: Kenaikan Harga Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan

(Baliekbis.com),Kunjungan wisatawan ke Bali dalam beberapa bulan belakangan ini cenderung menurun. Hal itu selain disebabkan karena tensi politik yang meningkat juga turunnya kunjungan turis Cina yang cukup drastis hingga 50 persen.

“Dan yang juga mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Bali karena naiknya harga tiket pesawat. Banyak yang ‘cancel’ akibat naiknya harga tiket yang cukup tinggi,” jelas GM Harris Hotel Sunset Road Nyoman Wirayasa di sela-sela acara berbuka puasa bersama anak yatim, Kamis (23/5/2019) malam di hotel setempat.

Menurut Wirayasa, yang sangat terasa dari naiknya harga tiket pesawat yakni kunjungan wisatawan domestik. “Banyak yang ‘cancel’ termasuk juga pertemuan-pertemuan yang direncanakan banyak yang batal,” tambah Wirayasa.

Namun di Harris Hotel diakui tingkat kunjungan masih tinggi, di atas 80 persen. Meski demikian, menurutnya pelaku usaha harus terus melakukan upaya-upaya agar tetap survive. “Jangan terpaku pada satu market. Saya optimis pascapemilu bisa meningkat dan berharap harga tiket juga bisa turun,” ujarnya.

Wirayasa menambahkan pentingnya pelaku usaha mencari market-market baru termasuk menggarap pasar lokal/domestik yang potensinya sangat besar. Ditanya apa perlu ada penurunan tarif hotel untuk mengantisipasi turunnya kunjungan wisatawan, menurutnya hal itu tak banyak pengaruhnya kalau tak ada ‘demand’.

Dalam acara buka puasa bersama, selain mengajak puluhan anak yatim dari tiga yayasan yakni Yayasan Al-Ittihad Rasyid, Yayasan Hidayatullah Goa Gong dan Yayasan Ibnu Batutah Nusa Dua, pihaknya juga mengundang ratusan komponen lain yang selama ini menjalin kerja sama dengan Harris Hotel. “Momen ini merupakan kesempatan kita berbagi sekaligus menyampaikan terima kasih,” tambah Wirayasa.

Jajaran Harris Hotel tambah Wirayasa juga memiliki komitmen dengan berbagai kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan seperti bersih-bersih pantai, penanaman mangrove, melepas tukik dan membantu bedah rumah. (bas)