Motor Listrik Tanpa Suara segera Diluncurkan di Bali

(Baliekbis.com),Motor listrik (elektrik) kini makin banyak dikembangkan. Selain PLN yang sudah meluncurkan motor tanpa bahan bakar minyak (BBM), kini muncul lagi motor listrik yang cukup canggih.

“Bahan bakunya diproduksi dari sejumlah negara, seperti ban dari Jerman, aki buatan panasonic (Jepang) dan bodinya dari Brazil,” ujar Carla Mia, saat menjelaskan motor listrik, Senin (13/5) di sela-sela kegiatan kejuaraan surfing di pantai Keramas, Gianyar.

Keberadaan motor listrik yang satu ini digerakkan dengan dua aki untuk jarak tempuh sekitar 170 km. “Tapi dengan satu akipun bisa. Untuk isi ulang dibutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 jam,” tambah Carla yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini.

Motor listrik yang diprediksi baru akan diluncurkan tahun 2020 ini memiliki kecepatan 70 km per jam dan nyaris tanpa suara. “Motor ini juga dilengkapi dengan berbagai indikator yang terhubung langsung dengan HP dan internet seperti i cloud,” ujar Carla Mia, warga Jerman yang mengaku lahir di Indonensia ini.

Carla Mia bersama beberapa orang temannya diketahui dalam setahun ini gencar mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik di Bali. Ia beralasan, polusi di Bali sudah termasuk tinggi, jadi ia memutuskan untuk mengkampanyekan kendaraan listrik, terutama sepeda motor yang kerap digunakan masyarakat lokal ataupun wisatawan.

“Motor ini lebih ekonomis, lagi pula cocok buat Bali yang tingkat polusinya sudah mulai tinggi dan yang penting ramah lingkungan,” tambahnya. Keunikan dari sepeda motor ini yaitu, penggunanya bisa pesan khusus (custom) motif body motor sesuai dengan keinginan. Seperti yang terlihat di lokasi ada yang motifnya batik yang merupakan ciri khas Indonesia.

“Lagi pula untuk bodinya kita menggunakan daur ulang plastik yang telah diproses menyerupai fiber atau sejenisnya. Jadi kalau orang tidak tahu dikira bahan mika layaknya sepeda motor yang ada, tapi sebenarnya ini plastik daur ulang,” katanya bangga.

Namun sayangnya Carla belum bisa menyampaikan berapa harga yang ditawarkan, namun ia memprediksi tak beda jauh dengan motor sejenis. “Ya kisaran Rp20 juta,” jelasnya.

“Untuk sementara kita ingin tahu respon dari masyarakat selain itu juga kita ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini,” tuturnya. (bas)