Melejit Selama Pandemi, Begini Tren dan Statistik Industri Game Mobile di 2020

(Baliekbis.com), Tahun 2020 akan selalu dikenang sebagai tahun “pandemi”. Alias merupakan tahun di mana seluruh dari kita harus menghadapi masa-masa sulit demi bisa bertahan hidup hingga menjaga kemampuan finansialnya masing-masing. Meski keberadaan pandemi Covid telah cukup liar dalam menyerang segala macam lingkup industri bisnis, industri video game justru malah mengalami fase yang berkebalikan. Salah satu sisi yang paling bisa coba dikulik adalah perihal game mobile.

Statistik “Angka” untuk Game Mobile di 2020

Statisik Pendapatan

  • 77,2 Milliar USD di 2020

Industri game mobile adalah salah satu industri yang tengah bepengaruh besar di 2020. Dengan jumlah total pendapatan 77,2 Milliar USD atau sekitar 1,1 Kuadrilliun Rupiah (1000 Trilliun), nampak tidak ada tanda-tanda laju yang melambat di 2021

  • Peningkatan jumlah pemain sebanyak 12%

Industri game mobile telah berhasil menjaring 12% tambahan jumlah pemain di tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2019 silam dengan jumlah totalnya yang mencapai sekitar 2,5 Milliar lebih pemain. Munculnya budaya untuk berdiam diri di rumah membuat jumlah peresentase peningkatan tersebut masih akan terus naik di 2021 ini.

  • Sebanyak 19 Milliar USD telah dibelanjakan pada kuartal kedua di 2020

Keberadaan aturan Lockdown juga sukses memicu banyak gamer untuk membelanjakan berbagai keperluannya yang berhubungan tentang video game. Dengan mengambil contoh untuk sektor game mobile saja, sudah ada uang sebanyak 19 milliar USD atau sekitar 274 Trilliun Rupiah yang telah dibayarkan kepada pihak penyedia produk maupun jasa yang terkait. 

  • 25% peningkatan jumlah download di iOS dan 21% di Android

Industri game mobile telah berhasil menghimpun peningkatan jumlah download app sebanyak 21% di Android dan 25% di iOS. Melalui banyaknya investor serta developer yang tertarik terjun di sektor industri ini pada 2021, jumlah persenan tersebut disinyalir bisa meningkat kembali di 2021.

 Tren dari Pengiklan Game Mobile

Lewat pertumbuhannya yang begitu masif, 2020 menjadi tahun yang cukup melimpah bagi pihak pengiklan. Di sektor game mobile saja, ada peningkatan penggunaan media iklan sebanyak 9% dari tahun sebelumnya. Dengan jumlahnya yang berada di sekitar 60 ribuan, para pengiklan juga berhasil meraup 24% keuntungan hanya dari sektor game mobile saja, bukan dari berbagai banyak sektor bidang yang lain.

(10 Game Mobile dengan tingkat impresi tertinggi)

Tren kreatif untuk game mobile

Statistik menunjukan game puzzle sebagai satu game mobile yang paling banyak diinteraksikan di 2020. SocialPeta selaku platform analisis periklanan dunia kebetulan telah melihat adanya 12 juta materi kreatif yang tercipta di tahun tersebut. 25% di antaranya murni berasal dari game mobile yang bergenrekan puzzle. Setelahnya, baru disusul game RPG dan Arade.

Informasi yang lebih detail mengenai apps dan game mobile bisa dilihat di “Buku Putih 2020” tentang Pembelian Media di Pasar Seluler Global yang disediakan oleh tim SocialPeta.

Prediksi Tren Game Mobile di 2021

Selama tahun 2020, banyak perubahan yang terjadi di sektor pengembangan game mobile. Demi mencegah hal tersebut, pihak-pihak dari perusahaan game mobile dirasa perlu untuk memperhatikan 3 poin utama berikut bila ingin mengkapitalisasikan peluang tren ini secara maksimal di tahun 2021. 

  1. Mensimplifikasikan bisnis operasional untuk mengurangi biaya yang tak diperlukan

Salah satu poin yang patut diperhatikan dalam upaya menghadapi dan memanfaatkan trend game mobile tentu adalah dengan memperhatikan aspek bisnis operasional yang selama ini digunakan. Selain bisa meningkat mutu dan efisiensi dari proses pengembangan game, ada pula efisiensi pemangkasan biaya yang muncul dari. Mengingat pelayanan yang konsisten pada konsumen secara berkesinambungan benar-benar adalah bentuk fondasi yang memang harus dicari. 

  1. In-game ads, kunci dari segi monetisasi

Faktor monetisasi melalui ads juga menjadi tren lain yang tengah patut dihadapi oleh para developer game di tahun 2021. 

  • 74% gamer mobile di Amerika Serikat bersedia menonton iklan dalam game jika mereka mendapatkan adanya insentif di apps game tersebut.
  • 82% gamer mobile lebih memilih untuk memainkan game mobile gratis dengan dengan iklan yang bisa dihilangkan bila membayar
  1. Investasi Untuk “marketing intelligence tools”

Hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan oleh developer atau perusahaan game mobile adalah dengan menginvenstikan modal di bagian marketing intelligence tools. Taktik ini lebih ditujukan untuk menaikkan efisiensi distribusi untuk tabungan jangka panjang perusahaan, agar jumlah penghasilan yang didapat tetap jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pengeluarannya.

Tahun 2020 kemarin boleh dibilang adalah masa keemasan bagi industri game mobile. Dengan banyaknya orang yang semakin sadar dan antusias terhadap perkembangan budaya gaming satu ini, pasar game mobile sendiri nampak akan terus berkembang. Sekaligus coba diangkat semaksimal mungkin ke dalam tahapan yang setinggi-tingginya. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: