Masyarakat Dimanjakan Beragam Pelayanan Publik

(Baliekbis.com), Semarak kemeriahan HUT ke-231 Kota Denpasar terus digemakan, tak hanya sebatas kegiatan seni budaya, inovasi pelayanan publik pun turut hadir guna memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kegiatan yang dikemas dalam Gelar Inovasi Pelayanan Publik yang melibatkan 33 OPD bersama organisasi vertikal di lingkungan Pemkot Denpasar ini menghadirkan inovasi terbaru guna memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dibuka Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara serta Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara di kawasan taman Kota Lumintang, Denpasar, Rabu (27/2).

Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra bersama Wawali Jaya Negara turut melaunching enam inovasi OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Yakni Mobil Konseling Denpasar Ceria dari TP. PKK Kota Denpasar, Aplikasi Sistem Informasi Sadar dan Peduli Lingkungan (Si Darling) dari DLHK Kota Denpasar, Aplikasi Informasi Pajak Bumi dan Bangunan (I-PBB) dari Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar, Aplikasi Dama Mandala dari Dinas PUPR Kota Denpasar,Tandatangan Online Disdukcapil Kota Denpasar, Aplikasi Kota Tangguh Sosial dan pembagian Kartu Tangguh Sosial, serta Aplikasi My Ilalang dari PDAM Kota Denpasar.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Walikota IGN Jaya Negara menjelaskan bahwa pemkot Denpasar sesuai dengan mottonya yakni Sewaka Dharma senantiasa terus memaksimalkan pelayanan dasar serta pelayanan publik bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan beragam inovasi oleh OPD guna memberikaan kemudahan bagi masyarakat.

“Aplikasi dan inovasi yang diluncurkan hari ini merupakan wujud keseriusan Pemkot Denpasar dalam memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat,” jelas Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya inovasi dan aplikasi ini tentunya masyarakat akan lebih mudah dalam melaksanakan pengurusan beragam keperluan yang berkaitan dengan pemerintah. Selain itu,  komitmen Pemkot dalam pengentasan permasalahan sosial masyarakat terus dimaksimalkan. Hal ini diwujudkan dengan mendukung penerapan Kota Tangguh Sosial.

“Seluruh OPD terus dituntut untuk berinovasi guna menyikapi era digitalsasi ini. namun demikian keberadaan teknologi yang terus berkembang ini hanya sebagai elemen pendukung, dimana sektor penting yakni adalah budaya serta kemampuan masyarakat dalam berkreatifitas,” jelas Rai Mantra.

Kadis Kominfo Kota Denpasar, I Dewa Made Agung selaku ketua Panitia Gelar Inovasi Pelayanan Publik Hut ke-231 Kota Denpasar ini mengatakan bahwa sedikitnya terdapat 33 organisasi yang ikut dalam Gelar Inovasi Pelayanan Publik tahun ini. Selain OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, juga terdapat organisasi vertikal semisal BPJS, KPU dan lain sebagainya. Pada gelar Inovasi pelayanan publik ini terdapat beberapa zona yakni Zona pelayanan publik, zona UMKM yang melibatkan 55 UMKM serta zona kuliner yang melibatkan 35 pengusaha kuliner.

“Gelar Inovasi Pelayanan Publik ini selain menjadi ajang untuk menunjukan inovasi OPD, juga merupakan wahana edukasi bagi masyarakat tentang beraga kemudahan pelayanan di Kota Denpasar, dan masyarakat dapat emmanfaatkan pelayanan yang tersedia dari masing-masing OPD hingga 3 Maret mendatang,” jelasnya. (hms)