Majukan Ekonomi Masyarakat Pesisir, Wakasal Datangi Kampung Bahari di  Jembrana

(Baliekbis.com),Mendorong percepatan kemajuan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat pesisir, Wakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono mengunjungi Kampung Bahari di Kabupaten Jembrana, Jumat (7/1/2022).

Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono yang datang bersama rombongan disambut Bupati Jembrana  I Nengah Tamba beserta Muspida. Dalam kunjungannya Wakasal yang didampingi Bupati Jembrana dan Komandan Lanal (Danlanal) Denpasar Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, S.T., M.A.P., meninjau Maritime Food Estate tahap I  dan Tahap II di Desa Banyubiru Jembrana dan peletakan batu pertama di lokasi Maritime Food Estate tahap II oleh Wakasal dan Bupati Jembrana. Juga hadir Aspotmar Kasal Mayjen TNI Marinir Widodo Dwi P., Kadisbekal Laksma TNI Eko Purwanto dan undangan.

Dalam sambutannya Bupati Jembrana menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya atas kunjungan kerja Wakasal beserta jajarannya dimana Kab. Jembrana telah dipilih sebagai pilot project dalam upaya peningkatan ketahanan pangan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan ini yang berdampak sangat positif bagi Jembrana dimana dalam pelaksanaan pembangunan maritime food estate dengan memperdayakan warga sekitar yaitu merekrut sebagai tenaga kerja terampil dan bersertifikat,” ucapnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu inovasi perpaduan antara pariwisata teknologi modern dlm peningkatan produksi hasil perikanan yaitu dgn komoditas utama udang vaname disamping komuditas penunjang lainnya.

Kabupaten Jembrana akan menjadi daerah penghasil udang terbesar di Bali dan sebagai lumbung pangan dalam upaya peningkatan ketahanan pangan dan memberikan dampak ekonomi serta kesejahteraan yang baik bagi masyarakat. Selain itu yang terpenting Jembrana dapat meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, tegasnya.

Wakasal dalam sambutannya mengatakan pihaknya memilih Jembrana sebagai pilot project. Kegiatan ini, diawali  membangun polah tambak udang yang ini adalah aplikasi ataupun pelaksanaan dari kegiatan research bersama dari Akademisi Prof. Dr. Julius yang sudah melaksanakan survey bersinergi dengan tim dari TNI Angkatan Laut.

“Saya sebagai Angkatan Laut sangat bangga kepada Bapak Julius, bagaimana dedikasinya ikut berperan menunjukkan kepada negara dan rakyat, bagaimana peran Angkatan Laut di depan masyarakat yang sangat penting sehingga beliau mengajak kami bersama-sama membangun dan memilih Jembrana sebagai tempat pilot project yang pertama,” ungkapnya.

Saat ini sudah dididik sekitar 50 pemuda-pemuda setempat, tentang bagaimana bertambak udang dengan teknologi. Kalau dilihat dalam waktu 60 hari sudah bisa panen udang.

“Pilot project artinya kami Angkatan Laut berkomitmen bagaimana supaya bisa berperan meningkatkan kesejahteraan utamanya masyarakat pesisir. Kami juga mempunyai program Dawil Hanla yaitu pemberdayaan wilayah pertahanan laut dan tugas pokok kami mempertahankan kedaulatan,” pungkas Wakasal.

Usai peninjauan Wakasal  menyerahkan sembako secara simbolis kepada nelayan, selanjutnya Bupati Jembrana, Aspotmar Kasal dan Ketua DPRD Jembrana. Wakasal juga meninjau Gedung Posal Pengambengan yang baru. (pen)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: