Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gelar Peringatan Pramuka ke 57

(Baliekbis.com), Dalam rangka mengenang jasa-jasa pahlawan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Denpasar menggelar Peringatan Hari Pramuka ke 57 tahun 2018 pada Hari Peringatan Puputan Badung, di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Kamis (20/9). Peringatan Hari Pramuka ke 57 tahun ini dipimpin langsung Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Denpasar Gusti Lanang Jelantik.

Dalam sambutanya, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr. Adhyaksa Dault, SH, M.Si   yang dibacakan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Denpasar Gusti Lanang Jelantik mengatakan, gerakan pramuka tersebar dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote dari pelosok desa terkecil sampai kota merupakan garda terdepan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Pendidikan Pramuka yang mendasar pada satya dan dharma pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati setiap insan  pramuka sebagai pedoman bersikap dan berprilaku. Selain itu  gerakan pramuka sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia  tentu harus lebih berperan dalam mendidik generasi milineal dewasa ini.

Mencapai usia 57 tahun, merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi yang nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa Indonesia.  Gerakan Pramuka yang di usia 57 tahun tentu tidak sama suasana dan kondisinya ketika dilahirkan. Maka perlu rebranding pramuka baru yang diminati kaum muda. Pramuka hendaknya dapat mengikuti perkembangan zaman dan tidak terkesan kono dalam era komunikasi digital dewasa ini.

Gusti Lanang Jelantik menambahkan, peringatan Hari Pramuka ke 57 sengaja dilaksanakan bertepatan Hari Puputan Badung, untuk mentransper nilai perjuangan para pahlawan khususnya yang gugur pada tahun 1906 . Dengan demikian generasi mudah memahami dan mengenal kejadian itu.

Selain itu peringatan pramuka ke 57 tahun ini  untuk memahami bahwa pendidikan kepanduan itu sebagai bagian dari pendidikan  untuk membangun dan mengembangkan kompetensi spiritual mengembangkan intelektual, kompetensi sosial dan ketrampilan. Selain itu Pendidikan kepramukaan juga dapat membentuk karakter.  Dengan menekuni pendidikan kepramukaan ini di harapan dapat menjadi kemampuan secara personal menghadapi tantangan di era mirenial dewasa ini. ‘’Untuk mencapai itu kedepan kita akan terus komunikasi dan koordinasi dengan semua kamabigus di sekolah sebagai tempat berpangkalnya gugus depan untuk mendorong kegiatan kepanduan ini,’’ ujarnya.

Pihaknya berharap bisa terus membangun pendidikan kepramukaan ini. mengingat hal-hal negatif di jaman mirenial ini banyak terjadi seperti narkoba, HIV/AIDS, kenakalan remaja dan lain sebagainya. Dengan demikian Lanang Jelantik menghimbau kepada publik secara luas khususnya para orangtua dan guru agar tidak ragu ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungan kepada putra putrinya untuk mengikuti kegiatan kepramukaan di gugus depan masing-masing. Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyematan tanda ikut serta gotong royong (TIGOR) perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Wanabhakti (PERTIKAWAN) Regional Bali Nusra dan penyerahan piagam dan piala lomba lampion dan  gerak jalan. (ayu)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: