Kunjungan Obama Perkuat Citra dan Promosi Bali

 

(Baliekbis.com), Kunjungan mantan Presiden Amerika Barack Obama dan Najib Razak ke Bali belakangan ini setelah kunjungan Raja Salman semakin menguatkan promosi dan citra Bali sebagai destinasi unggulan yang layak dikunjungi para wisman terkemuka dunia. “Kini Bali menuju dignitary destination,” ujar pengamat ekonomi dan pariwisata Puspa Negara, Selasa (26/6/2017) menanggapi kondisi pariwisata Bali saat ini. Menurut Puspa Negara yang mantan anggota DPRD Badung ini dari rentetan peristiwa besar itu telah memberi dampak positif yang kuat bagi Bali sebagai destinasi internasional yang harus terus tumbuh dan sanggup bersaing dengan destinasi lainnya di dunia. Terlebih bulan Maret lalu Bali juga dinobatkan sebagai World’s Best Destination 2017 versi Tripadvisor, serta tahun 2018  Bali dipercaya menjadi tuan rumah Annual Meeting IMF-World Bank yang akan dihadiri ribuan peserta dari seluruh dunia.

Puspa Negara.

Branding “Bali” menurut mantan staf ahli DPRD Badung yang kini sebagai Manajer Operasional Discovery Shopping Mall ini  semakin bergelora dan mengguncang dunia. “Semua momentum ini akan menempatkan Bali sebagai top destination,” tegasnya. Dan ini menjadi tantangan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mampu menjaga, mempertahankan dan  melestarikan kondisi fisik (alam) maupun nonfisik Bali baik menyangkut perkuatan dan perbaikan infrastrukstur, keamanan, serta pelayanan hingga perilaku masyarakat sebagai subjek dan objek pembangunan pariwisata.

Bali tambah Puspa harus terus aman dan keamanan mutlak menjadi tantangan besar bagi Bali. “Kita tidak boleh lengah, semua pihak harus mempu menjaga keamanan Bali secara stabil dan berkelanjutan,” jelasnya. Jadi Peningkatan citra ini harus diikuti dengan perbaikan menyeluruh di sana sini. Selain hal di atas yang perlu diperbaiki segera adalah masalah kemacetan, sampah, lingkungan, hingga penyakit baik yang bersumber dari binatang, faktor musim maupun karena sanitasi yang buruk. Bali harus dipersiapkan  tumbuh kuat di sektor budaya, tumbuh sehat di sektor kebersihan, tumbuh serasi di sektor lingkungan, tumbuh maju disektor ekonomi dan stabil di sektor keamanan. Puspa mengingatkan di balik kemeriahan pariwisata ini, destinasi pesaing Bali sudah tentu mulai mengambil langkah untuk menyaingi kondisi ini, dan sudah tentu perlu diwaspadai. (puspa)