Kompres Gerih Tebar Benih, Langkah Kongkret Pelestarian Sungai

(Baliekbis.com),Dalam usaha pelestarian alam serta implementasi kepedulian masyarakat akan lingkungan serta mengejewantahkan makna tumpek uye (tumpek kandang) Komunitas Pelestarian Sungai (Kompres) Gerih melaksanakan kegiatan penebaran pelbagai jenis ikan di sepanjang bantaran tukad (sungai) Bangiang, Sabtu (9/5/2020).

“Kegiatan ini merupakan wahana pelestarian lingkungan yang bertujuan mempertahankan eksistensi sungai sebagai tempat yang ramah lingkungan dan juga sebagai tempat rekreasi,” ungkap Ketua Kompres Gerih Ketut Himawan didampingi anggota komunitas di sela kegiatan.

Lebih jauh dikatakan, pembelian benih dilakukan secara swadaya sehingga terkumpul donasi yang cukup lumayan dan atas persetujuan anggota maka dibelikan benih ikan dan ditebar pada saat yang pas yaitu rahina tumpek Uye (hari ini-red).

Pada kesempatan ini juga mantan pegawai hotel yang akrab disapa Dony ini berharap agar semua lapisan masyarakat ikut menjaga ikan yang hidup di bantaran sungai dengan tidak melakukan tindakan yang dilarang oleh pemerintah. “Seperti meracun, menyeterum atau tindakan lain yang dapat menghancurkan habitat yang ada di sungai,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, hadir pula tokoh masyarakat desa, prajuru adat, dinas, BPD yang pada intinya memberikan pandangan yang sama dan harapan yang positif terhadap langkah langkah yang diambil oleh anggota komunitas dalam hal pelestarian sumber mata air maupun pelestarian habitatnya, serta mengapresiasi kegiatan seperti ini bisa menular di masyarakat.

Hal ini merupakan embrio positif untuk selalu mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan yang berbasis kearifan lokal dan budaya di kabupaten Badung.

Penebaran tahap pertama dilakukan di lima titik sepanjang bantaran tukad Bangiang yaitu, jembatan Uma Gerih, Gerembengan, pancoran Gede, Pura Taman Gatep dan terakhir Pura Taman Dalem. Untuk penebaran tahap berikutnya akan dilakukan setelah terkumpulnya donasi. (wkj)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: