Kolonel Aldrin P. Mongan: Tanamkan Generasi Muda Tanggung Jawab, Disiplin dan Selalu Tepat Waktu

(Baliekbis.com),Wakil Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) Kolonel Pnb. Aldrin Petrus Mongan mengaku bangga dengan Paskibra Badung yang gagah dan disiplin dalam melanjutkan perjuangan para pendahulunya.

Danlanud Ngurah Rai tahun 2009-2010 ini juga berpesan kepada generasi muda di Badung agar meneladani para pahlawan dan tokoh-tokoh bangsa yang telah membangun Negara Kesaturan Republik Indonesia.

“Saya bangga dan optimis generasi muda bisa kita andalkan. Tanggung jawab, disiplin dan selalu tepat waktu, itu semua sifat yang harus ditanamkan kepada generasi muda. Karena mereka nanti meniti karir masuk memilih profesi apa saja. Itu akan sangat bermanfaat,” ujar Kolonel Pnb. Aldrian saat menghadiri upacara penurunan bendera Merah Putih pada HUT RI ke-74 di Lapangan Puspem Badung, Sabtu (17/8/2019) sore.

Aldrin yang juga ikut menyaksikan putra keduanya Shawn Asher Caleb Mongan, siswa SMA Katolik Soverdi yang menjadi salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendara (Paskibra) tahun 2019 yang bertugas menurunkan bendera itu, juga mengingatkan pemuda agar menanamkan tanggung jawab, kedisiplinan dan tepat waktu.

“Negara ini dibangun berkat perjuangan para pahlawan, sehingga mau tidak mau kita harus mempertahankan dan melestarikan sesuai usia generasi muda dan tangan mereka sendiri,” pesan Kolonel Pnb. Aldrian.

Disinggung kepercayaan dunia luar terhadap pasukan perdamaian dari Indonesia untuk PBB, Kolonel Pnb. Aldrian, mengaku sangat luar biasa. “Indonesia sekarang rangking 8 untuk penyumbang pasukan pemiliharan perdamaian dunia. Sebutannya Troops/Police Contributing Countries (T/PCC). Sudah masuk 10 besar. Dulu malah pernah rangking 7,” ungkapnya.

Bahkan sekarang ini Indonesia jadi contoh dan model terutama dengan pasukan baru yang yang dikirim yakni Rapidly Deployable Battalion (RDB) ke Monusco, Kongo. “Diberangkatkan langsung oleh Presiden. Itu batalion bersejarah pertama yang dikirim ke PBB. Sekarang sedang diupayakan jadi contoh, bagaimana pasukan dari negara lain dalam misi PBB, melaksankaan mandat PBB. Indonesia di mata PBB, cukup harum namanya,” imbuh Kolonel Pnb. Aldrian.

Acara penurunan bendera di Lapangan Puspem Basung yang dipimpin Inspektur Upacara Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa juga dihadiri pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan dan anggota DPRD Badung, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Badung, Organisasi Wanita di Badung, ASN Pemkab Badung, TNI/Polri serta pelajar. (bro)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: