KIM 2018, Perkuat Rasa Kemanusian Mahasiswa FT UNR

(Baliekbis.com), Sebagai bagian dari insan cendikia, mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Ngurah Rai (UNR) juga memiliki tiga kewajiban yang tercantum dalam Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Untuk pendidikan dan penelitian dilakukan di bangku perkuliahan, dan untuk pengabdian masyarakat harus dilakukan dengan terjun langsung ke masyarakat,” ujar Dekan FT UNR, Ir. I Gusti Made Sudika, MT, Minggu (18/11) di Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Menurutnya, Kerja Ilmiah Mahasiswa (KIM) yang merupakan kegiatan pengabdian masyarakat telah rutin dilakukan oleh FT UNR setiap tahunnya sejak institusi ini berdiri. “Pada tahun 2018 kali ini, KIM bertempat di Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan. Hal ini sesuai dengan MoU antara Fakultas Teknik dengan Desa Riang Gede sebagai desa binaan FT UNR,” terangnya.

Dijelaskan kegiatan pengabdian masyarakat seperti KIM ini memiliki tujuan yang mulia di antaranya membekali mahasiswa untuk terjun ke kehidupan lain selain keterampilan akademis. Saat ini banyak sarjana yang dirasa kurang sensitif terhadap kehidupan bermasyarakat. Karena padatnya kurikulum perkuliahan mahasiswa menjadi pintar di kampus, tetapi kaku di masyarakat. “Kegiatan pengabdian ini mencoba melatih mahasiswa agar tanggap terhadap permasalahan di lapangan, hingga memberikan solusi terhadap hal tersebut,” ucapnya.

Pelaksanan KIM 2018 ini dipusatkan di SD N 1 Riang Gede. Pelaksanaan KIM adalah tujuan mulia, dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh dosen serta mahasiswa untuk mengembangkan diri dan memperkuat rasa kemanusiaan. “KIM juga dapat mendekatkan diri antarmahasiswa di dua Program Studi (Prodi) di FT UNR yakni Prodi Arsitektur dan Teknik Sipil, bahkan mendekatkan diri antara mahasiswa dan dosen,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana KIM 2018, Ida Bagus Gede Indramanik menjelaskan peserta KIM terdiri dari 123 mahasiswa, terdiri dari Prodi Arsitektur dan Teknik Sipil, serta 24 orang dosen dan pegawai. “Kegiatan pengabdian yang dilakukan KIM 2018 beragam dimulai dari pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata gratis, penyusunan RAB Gedung Paud/TK Riang Gede, pembuatan gambar eksisting, penataan Pura Beji dan Pura Goa Riang, serta penyusunan monografi Dusun Riang Kelod,” jelasnya.

Khusus untuk pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata baca gratis dilakukan atas kerjasama antara FT UNR dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan. “Pada kegiatan ini dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada 150 lebih masyarakat Desa Riang Gede dan pemberian kacamata baca gratis ke 100 orang lansia,” pungkasnya.

Perbekel Riang Gede, Dewa Putu Arya menambahkan sangat menyambut baik kehadiran mahasiswa dan dosen FT UNR sebagai peserta KIM 2018. Agar kerjasama antara Desa Riang Gede dan FT UNR dapat terus terjalin hingga dimasa mendatang. “Semoga banyak Universitas di Bali selain FT UNR mau melaksanakan kegiatan seperti ini sebagai salah bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat,” tambahnya. (sus)

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.