Ketua Yayasan Taman Pendidikan 45: Penting Disiplin SDM Hadapi Daya Saing di Era Industri 4.0

(Baliekbis.com),Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Taman Pendidikan 45 Denpasar saatnya mulai berbenah tidak hanya dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), juga sarana dan prasarananya.

“Yang tak kalah penting ditingkatkan adalah kedisiplinan seluruh manajemen di Yayasan Taman Pendidikan 45 Denpasar agar lebih memiliki daya saing nantinya,” ujar Ketua Yayasan Gede Ngurah Ambara Putra,SH, Senin (18/2) di ruang kerjanya.

Menurut calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Bali nomor 28 ini, kondisi dunia pendidikan sekarang penuh dengan persaingan. Apalagi di masing-masih yayasan pendidikan mulai berlomba meningkatkan kualitas pendidikan agar bisa lebih unggul dan maju.

“Oleh karenanya, Yayasan Taman Pendidikan 45 Denpasar juga harus mampu bersaing untuk bisa menemukan jati diri. Apakah Yayasan Pendidikan tersebut nantinya layak sebagai wadah dalam meningkatkan dunia pendidikan,” terangnya.

Lanjut Ngurah Ambara, memasuki era milenium atau era industri 4.0, mestinya pengelolaan manajemen di Yayasan Taman Pendidikan 45 Denpasar sudah memenuhi syarat tersebut dengan menyiapkan berbagai penunjang yang ada.

Apalagi motto Yayasan Taman Pendidikan 45 Denpasar bisa menjadikan yayasan pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. “Semoga pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di STIMAN dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP, SMA dan SMK terjadi peningkatan untuk tahun ajaran 2019/2020 ini,” ucapnya.

Ngurah Ambara menjelaskan, melihat fenomena yang terjadi di dunia pendidikan terutamanya memasuki era industri 4.0 ini, sangat dirasakan persaingannya yang begitu ketat, tidak hanya pada peningkatan SDM melainkan juga pada pencapaian target dalam menempatkan para siswa atau mahasiswa dalam satu wadah. “Ini yang nantinya akan kita genjot agar yayasan pendidikan ini menjadi yayasan yang unggul dan banyak diminati masyarakat luas,” jelasnya.

Ngurah Ambara melihat pertumbuhan pengelolaan yayasan pendidikan tergantung pada manajemen. Setiap pergantian tahun atau datangnya tahun ajaran baru tentu harus dilakukan evaluasi bersama, baik untuk menilai kekurangan atau lainnya. Karena melalui evaluasi bersama ini dipastikan akan bisa melakukan perubahan ke arah yang lebih baik nantinya. (sus)