Ketua INTAKINDO: Bali Masih “Impor” Tenaga Ahli Lingkungan

(Baliekbis.com), Bidang pekerjaan yang menggunakan tanaga ahli lingkungan cukup banyak. Namun sayangnya ketersediaan tenaga ahli lingkungan di Bali masih langka, bahkan boleh dibilang nyaris tak ada.

“Karena itu ketika ada pekerjaan yang membutuhkan tenaga lingkungan, kita harus datangkan dari luar, ‘impor’,” ujar Ketua INTAKINDO (Ikatan Nasional

Tenaga Ahli Konsultan Indonesia) Bali Ketut Agus Karmadi,S.T., MBA,M.T., Senin (3/3) usai menghadap Gubernur Wayan Koster terkait kesiapan Bali mengirim 100 tenaga ahli jasa konstruksi dalam acara PIT (Pertemuan Ilmiah Tahunan) yang akan berlangsung di BSD (Bumi Serpong Damai) pada tanggal 20-24 Maret ini.

Karena keterbatasan tenaga ahli lingkungan tersebut tambah Agus Karmadi pihaknya kini berupaya untuk secara maksimal bisa mencetak tenaga ahli lingkungan yang ke depannya semakin banyak diperlukan. Dengan demikian Bali nantinya bisa menyiapkan tenaga ahli lingkungan. “Setidaknya bisa menggunakan tenaga lokal lebih dulu, sebelum mendatangkan dari luar,” jelasnya.

Dikatakan Bali memiliki sekitar 700 tenaga ahli jasa konstruksi. Namun kendala yang masih dihadapi tenaga ahli jasa konstruksi ini pada pekerjaan yang sifatnya temporer, dimana waktu tertentu pekerjaan sangat padat, namun setelah itu menurun. Ini yang perlu dicarikan jalan pemecahannya sehingga tenaga ahli jasa konstruksi ini bisa maksimal berperan.

Ditambahkan saat audiensi Pengurus INTAKINDO, Gubernur Wayan Koster sangat mengapresiasi upaya INTAKINDO Bali dalam meningkatkan kualiatas dan kuantitas SDM-nya. Bahkan Gubernur akan menindaklanjuti dengan membuat Pergub terkait hal itu.

Ketua Majelis Profesi INTAKINDO Ir. I Gusti Ngurah Adnyana mengatakan di Bali, masih kurang tenaga ahli lingkungan. “Kita masih banyak mengandalkan tenaga dari luar Bali. Jadi tujuan kita sekarang ini untuk memenuhi kebutuhan jasa konsultan di Bali agar ke depannya bisa lebih mengutamakan tenaga lokal untuk mengerjakan konstruksi di Bali,” tandasnya.

Sementara Bendahara INTAKINDO Bali Ir. Ida Ayu Ratih Herawati menambahkan agenda utama PIT (Pertemuan Ilmiah Tahunan) INTAKINDO bertujuan meningkatkan kompetensi keahlian SDM konstruksi, meningkatkan partisipasi masyarakat di bidang jasa konstruksi dan membantu pemerintah dalam mencari alternatif solusi bagi pembangunan dan penanganan infrastruktur di kawasan rawan bencana.

PIT dimaksudkan dapat sebagai forum tenaga ahli dalam mengkomunikasikan gagasan dan inovasi di bidang jasa konstruksi, memperkenalkan serta menggali inovasi teknologi baru di bidang jasa konstruksi dan mendorong perbaikan peringkat Indonesia dalam publikasi ilmiah khususnya bidang konstruksi secara internasional. (bas)