Keramahan, Kunci Utama Pariwisata

(Baliekbis.com), Pra Rakorkomwil IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) sebagai persiapan menuju Rakorkomwil IV Apeksi ke-14 pada 17 -19 April 2018 mendatang resmi dibuka pada kamis (22/3) di Kota Batu, Jawa Timur. Kegiatan yang mengangkat tema ‘Keberlanjutan program pembangunan daerah serta implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) pasca pilkada’  mengadirkan 129 orang perwakilan dari 13 delegasi perwakilan pemerintah kota yang termasuk kedalam Korwil IV Apeksi (Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT). Kegiatan rutin tahunan ini dibuka Walikota Batu,  Dra. Hj. Dewanti Rumpoko M.Si yang juga Ketua Korwil IV Apeksi. Hadir dari Pemerintah Kota Denpasar,  Sekda Kota Denpasar,  AAN Rai Iswara didampingi sejumlah perwakilan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar.

Walikota Batu, selaku Ketua Korwil IV Apeksi,  Dewanti Rumpoko mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi yang hadir dalam Pra Rakorkomwil IV APEKSI 2018. “Khusus untuk kota Denpasar Bali yang telah terkenal sektor pariwisatanya, Kota Batu akan terus menjalin kerjasama pengembangan sektor pariwisata serta belajar dengan Pemerintah Kota Denpasar,” ujarnya.bLebih lanjut Dewanti Rumpoko mengatakan Pra Rakorkomwil IV Apeksi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Apeksi sebelumnya di Kota Mataram,  NTB. “Adapun dari Pra Rakorkomwil IV Apeksi ini sedianya akan dibahas isu startegis yang dihadapi pemerintah kota sebagai bahan rekomendasi korwil IV APEKSI yang akan dilaporkan pada Rakernas Apeksi 2018 di Kota Tarakan Kalimantan Utara dan juga sebagai ajang untuk mengusulkan calon tuan rumah Rakornas Apeksi dan Rakorkomwil IV Apeksi ditahun 2019 mendatang,” jelasnya.

Sekda Kota Denpasar,  AAN Rai Iswara yang didaulat sebagai salah satu pembicara mengaku tersanjung atas sambutan yang diberikan pemerintah Kota Batu kepada jajaran pemerintah Kota Denpasar. Dilihat berdasarkan indikator raihan pariwisata, Kota Batu saya yakini akan mampu menyamai Kota Denpasar karena semua telah diawali dengan keramahan yang merupakan kunci sektor pariwisata.  “Kita sepakat isu strategis yang akan dibahas kali ini bahwa tata tertib akan dikawal dan dikaji dengam baik. Kami dari Pemerintah Kota Denpasar menawarkan apa yang akan menjadi isu sentral dan apa yang sekiranya akan perlu diperbaiki,” ujar Rai Iswara. Lebih lanjut sekda Rai Iswara mengharapkan seluruh delegasi memberikan masukan – masukan membangun terkait pola dan isu strategis yang akan dibahas kali ini. Adapun yang perlu dibahas antara lain terkait batasan prosesi otonomi daerah dan definisinya serta rekomendasi yang akan diberikan sehingga dapat membingkai Mou yang dilakukan Kemendagri,  Kapolri dan Kejaksaan. “Tema implementasi SDGs paska pilkada ini perlu juga dibuatkan indikator – indikator SDGs sehingga jelas kegiatan yang membutuhkan sinergi dengan walikota,  dari daerah dan pusat serta yang dapat  segera dikerjakan secara swadaya dengan tujuan akhirnya menuju masyarakat yang bahagia. Rekomendasi ini tentu menjadi indikator yang dapat memastikan menuju kebahagiaan masyarakat,” ungkap Rai Iswara. (esa)