JPKP Dukung Pemimpin Jujur, Bersih dan Sayang Si Miskin

(Baliekbis.com), Mencermati perkembangan politik yang terjadi di Bali dalam rangka Pilgub Bali 2018, JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) Bali sebagai perpanjangan organ pendukung Jokowi tidak mau gegabah dalam menentukan sikapnya. Ini terbukti dari diselenggarakannya rapat terbatas pengurus DPW dan dengan Ketua DPD JPKP se-Bali yang intinya menegaskan lembaga ini tidak terseret ke dalam politik praktis.

JPKP yang merupakan himpunan relawan terstruktur pendukung program kerja pemerintah tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Namun JPKP tidak alergi politik. JPKP selalu punya pilihan dalam mendukung calon kepala daerah termasuk presiden dengan kriteria jujur, bersih, sayang kepada si miskin dan berkomitmen melestarikan alam dan budaya. “JPKP akan mendukung pemimpin yang menjaga keutuhan NKRI, berpedoman pada ideologi Pancasila, mengakui konstitusi UUD 1945 dan menjaga bangsa dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Ketua JPKP Bali I Gede Putu Eka Budiyasa,S.E., Selasa (6/3) usai mengadakan kunjungan kerja ke JPKP DPC Kecamatan Tegalalang, DPD Kabupaten Gianyar.

Dikatakan pihaknya memiliki figur yang sudah dijagokan dan diidentifikasi sejak dua tahun sebelum pencalonan dan figure tersebut pas untuk memimpin Bali ke depan. “Bali membutuhkan pemimpin yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh JPKP namun secara organisasi kami menyikapinya dengan cara yang berbeda tetapi tetap dalam nafas yang sama,” ujarnya.

Eka Budiyasa menjelaskan JPKP di Bali terbentuk di 9 kabupaten/kota (DPD) dan di 42 kecamatan (DPC). Eka Budiyasa mengingatkan Bali adalah milik Indonesia dan dunia sehingga keamanan, keajegan Bali mutlak perlu dijaga oleh seluruh rakyat dan pada pilgub inilah saat yang tepat untuk melaksanakan dan membuktikannya. “Saya sekaligus menimbau pengurus, relawan dan masyarakat yang bersentuhan dengan JPKP di Bali untuk dengan cerdas menentukan pilihan yang tepat. Kami  sepakat dengan pernyataan seorang tokoh yang duduk di Jakarta mewakili Bali bahwa akan memilih pemimpin Bali yang memiliki segepok ide dan kreativitas bukan segepok uang,” pungkasnya.

Dejelaskan JPKP memiliki tujuan membantu sosialisasi program-program pemerintah yang pro rakyat, mendampingi pelaksanaan program-program tersebut agar terlaksana sesuai rencana dan tepat sasaran dan melaporkan jika terdapat ketidaksesuaian atau kendala dalam pelaksanaannya agar dapat terdeteksi sejak dini. “JPKP juga akan mendampingi masyarakat agar dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah dengan optimal,” tambah Eka Budiyasa. (eka)