Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Konsumsi BBM dan LPG Meningkat

(Baliekbis.com), Menyambut Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) mempersiapkan langkah-langkah antisipatif dalam penyaluran BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara. “Dapat kami sampaikan bahwa konsumsi normal harian BBM  untuk wilayah Bali baik gasoline (premium + pertamax series) dan gasoil (solar/bio+ dex series) berada pada kisaran volume 3.000 KL. Menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pertamina memprediksi terjadi peningkatan konsumsi sekitar 1% hingga 5% untuk produk BBM,” jelas General Manager Pertamina Marketing Operation Region V Ibnu Chouldum dalam rilisnya, Sabtu (26/5).

Berikut data konsumsi normal harian dan prediksi pada saat Ramadhan & Idul Fitri 1439 H. Produk BBM, untuk Konsumsi Normal Harian yakni premium 602 KL/Hari, Pertalite1.160 KL/Hari, Pertamax 716 KL/Hari, Pertamax Turbo 2 KL/Hari, Solar 478 KL/Hari, Dexlite 38 KL/Hari dan Pertamina Dex sebesar 4 KL/Hari. Sementara prediksi konsumsi saat Ramadhan & Idul Fitri 1439 H untuk Premium 632 KL/Hari, Pertalite 1.218 KL/Hari, Pertamax 752 KL/Hari, Pertamax Turbo 2 KL/Hari, Solar 472 KL/Hari, Dexlite 37 KL/Hari dan Pertamina Dex sebesar 4 KL/Hari.

Selain menyiapkan penambahan stok, Pertamina juga melakukan upaya lainnya seperti pembentukan Tim Satgas Khusus yang bertugas memantau dan mengkondisikan kelancaran penyaluran BBM dan LPG. “Tim Satgas ini akan beroperasi pada H-14 hingga H+7 Idul Fitri,” jelasnya.

Untuk penyaluran LPG di Wilayah Bali Sepanjang bulan Ramadhan, berbeda dengan BBM.  Prediksi rata-rata konsumsi bulanan LPG PSO (bersubsidi 3 kg) di wilayah Bali yaitu sebesar 15.432 Metric Ton/Bulan. Pada saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Pertamina memprediksi akan mengalami peningkatan konsumsi LPG 3 Kg pada bulan Mei 2018 sebesar 6% dari konsumsi normal bulanan atau mencapai 16.358 MT. Konsumsi LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 kg) di Bali juga diprediksi mengalami peningkatan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri sebesar 9% (631 Metric Ton/Bulan dibandingkan dengan konsumsi normal bulanan yaitu sebesar 574 MT.

Selain peningkatan stok, upaya Pertamina dalam mengamankan pasokan LPG antara lain melakukan built-up stock di tabung dan menjaga stok di storage agar selalu penuh. Begitu pula built-up stock di agen, pangkalan, dan outlet LPG. Pertamina juga

membentuk 22 Agen Siaga dan 108 Pangkalan Siaga di wilayah Bali. Untuk pengamanan pasokan LPG dilakukan dengan menambah alokasi penyaluran channel distribution sampai dengan 109% dari konsumsi normal serta memonitor kondisi cuaca dan gelombang penyeberangan Lombok-Bali serta berkoordinasi dengan pihak pelabuhan & kapal.

Penyaluran Bahan Bakar Pesawat (Avtur) menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri juga diprediksi mengalami peningkatan. Konsumsi rata-rata normal harian untuk Bali  sebesar 2267 KL dan diprediksi akan meningkat 9% menjadi 2489 KL. Kenaikan konsumsi tertinggi diprediksi pada H-5 dan H+3 saat puncak arus mudik dan arus balik Idul Fitri.

Adapun beberapa langkah antisipatif yang dilakukan oleh tim aviasi Pertamina MOR V dalam persiapan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H  yakni Memastikan kecukupan stok avtur selama bulan Puasa, pengecekan sarfas dan stocking material yang dibutuhkan, memastikan kesiapan seluruh bridger dan AMT.

Menjaga availibility jumlah kendaraan hydrant dispense dan refueller sesuai dengan kebutuhan. Ditambahkan Ibnu Chouldum setiap tahunnya dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri, Pertamina MOR V mengadakan berbagai program menarik antara lain Ta’jil Pertamax di SPBU di wilayah MOR V berupa pembagian takjil kepada konsumen SPBU pada saat berbuka puasa. Serambi Pertamax di Rest Area Tol Kertosono-Ngawi km 626 B yaitu posko dengan fasilitas lengkap yang disediakan oleh Pertamax dari Pertamina kepada pemudik selama musim mudik lebaran untuk beristrirat sebelum melanjutkan perjalanan. Bedah Mushola di beberapa titik di wilayah MOR V, termasuk memberikan Al-quran dan alat shalat secara gratis.

Kiosk Pertamax, menjual BBK dalam kemasan di jalur mudik. Program sinergi BUMN seperti pembayaran secara elektronik menggunakan t-cash dan join outlet di SPBU. Berkoordinasi dengan pihak eksternal dengan Kementerian Perhubungan, POLRI, ESDM & BPH Migas, serta Jasa Marga & BPJT. Pertamina MOR V berupaya sangat optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM dan LPG sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1439 H dengan lancar. “Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan untuk memperlancar penyaluran BBM dan LPG dengan melaporkan kendala atau hambatan yang ditemui di lapangan melalui conctact center Pertamina 1-500-000 atau ke posko satgas MOR V  di 031-8492400,” jelasnya. Program dan kegiatan Pertamina selama bulan Ramadhan juga dapat terus dipantau melalui media sosial (instagram dan twitter) @pertaminamor5. (ist)