Inovasi Insulin Jawaban Kebutuhan Pasien Diabetes

Inovasi Insulin Jawaban Kebutuhan Pasien Diabetes

(Baliekbis.com), Novo Nordisk hari ini (31/10) meluncurkan insulin generasi baru di Indonesia. Sebuah inovasi insulin basal untuk pengobatan diabetes guna meningkatkan kontrol glikemik (gula darah).

Diabetes merupakan beban yang semakin berat bagi dunia. IDF memperkirakan 425 juta orang atau setidaknya satu dari 11 orang berusia 20 – 79 tahunhidup dengan diabetes di tahun 2017, dan Indonesia menjadi rumah bagi 10,3 juta orang yang hidup dengandiabetes. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya yang konsisten dalam menciptakan sebuah inovasi serta inisiatif terkini untuk penanganan diabetes.

Komitmen Novo Nordisk sebagai perusahaan farmasiglobal yang fokus pada pencegahan dan pengobatan diabetes, tentunya secara berkesinambungan meluncurkan inovasi-inovasi pengobatan terbaru diabetes guna menyesuaikan dengan kebutuhan pasien. Selain itu, Novo Nordisk di Indonesia juga melakukan upaya-upaya mulai dari edukasi dan komunikasi kepadapasien hingga peningkatan kapasitas para praktisi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Satu dari banyak tantangan pasien diabetes yang menjadi perhatian saat ini, adalah hipoglikemia (gula darah rendah). Hipoglikemia merupakan sebuah kondisi yang membutuhkan perhatian khusus dari pasien diabetes dan keluarga pasien selama 24 jam.

Menilik data dari studi IO HAT Indonesia baru-baru ini, secara umum, 36,4% pasien tidak tahu apa itu hipoglikemia ketika gejala awal. 25,7% angka kejadian hipoglikemia pasien per tahun dan 13% angka kejadian hipoglikemia berat pasien per tahun. 83 persen dari penderita diabetes tipe 1 mengalami kejadian hipoglikemia setidaknya sekali sebulan, sedangkan 47 persen dari penderita diabetes tipe 2 mengalami kejadian hipoglikemia setidaknya sekali sebulan.

Dalam acara diskusi media yang diselenggarakan pada 24 Oktober 2018 yang lalu di RSCM, DR. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D, spesialis endokrin di RSCM mengatakan, “Hipoglikemia dan konsekuensinya adalah beban yang cukup besar untuk pasien diabetes. Hipoglikemia ini adalah sebuah kondisi yang berbahaya, terutama karena kejadian hipoglikemia seringkali tidak disadari oleh pasien diabetes, sehingga mereka tidak melaporkan kejadian ini kepada dokter. Padahal hipoglikemia kronis dapat menyebabkan koma hingga kematian.”

Menjawab tantangan yang dialami oleh para pasien diabetes tersebut, Novo Nordisk meluncurkan inovasi insulin generasi baru untuk dapat memenuhi kebutuhan pasien akan terapi insulin tanpa khawatir dengan risiko hipoglikemia.

“Pada tahun 1923, para inovator kami memulai perjalanan untuk mendorong perubahan dalam mengatasi penyakit diabetes. Sekarang, hampir 100 tahun melewati proses penemuan insulin di dunia, kami melanjutkan komitmen kami untuk mencegah dan mengobati diabetes. Kami bangga membawa inovasi ini ke Indonesia dan kami berharap ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes di Indonesia,” tutup Morten Vaupel, Vice President & General Manager PT Novo Nordisk Indonesia. (ist)