Ini Formula Jitu Cok Ace Bangkitkan Wirausaha Muda Melalui Pariwisata

(Baliekbis.com), Calon Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Cok Ace) sebagai akademisi sekaligus praktisi pariwisata memberikan motivasi sekaligus membagi berbagai pengalaman serta pengetahuan kepada kalangan generasi muda di Bali dalam sebuah workshop wirausaha muda, pada Sabtu (24/2) di Renon, Denpasar.

Bagi tokoh Puri Ubud yang juga melakoni berkesenian ini, minat generasi muda Bali untuk terjun ke dunia wirausaha sangat luar biasa.Hanya saja mereka belum berpengalaman. Untuk itu mereka perlu diarahkan.

Menurut mantan Bupati Gianyar yang saat ini mendampingi Calon Gubernur PDIP Wayan Koster ini, usaha yang cocok dikembangkan bagi mereka adalah di bidang pariwisata. Dikatannya bahwa terjun di bisnis pariwisata tidak selalu harus bermodal besar.

“Pariwisata Bali, potensinya masih sangat besar untuk dikelola. Jika pontensi itu dikelola melalui sistem kluster sesuai karakteristik masing-masing daerah. Maka para pemuda di desa tidak perlu lagi berlomba-lomba pergi ke kota untuk mencari pekerjaan,” ungkapnya.

Misalnya sebut dia, melalui pembuatan desa-desa wisata yang disesuaikan dengan ciri khas serta karateristik masing-masing daerah. Kemudian para generasi mudanya diarahkan untuk mengelola home stay. Kenapa dipilih home stay? Karena modal yang dibutuhkan sangat terjangkau.

“Selain menjual panorama, kita bisa menjual pengalaman kepada para wisatawan bagaimana hidup di desa. Mereka bisa melihat para petani kita bagaimana bercocok tanam pada pagi hari di desa,” sebutnya.

Modalnya adalah tempat tinggal yang disulap sebagai tempat menginap para wisatawan tanpa perlu mengubah bentuk aslinya. Namun kenyamanan dan pelayanannya tetap menjadi prioritas utama.

“Soal itu, kita sudah punya modal sosial budaya, yakni keramahtamahan. Sekarang tugas kita bagaimana meningkatkan skill mereka di bidang manajemen dan pelayanan yang berstandar profesional,” imbuhnya.

Selanjutnya lanjut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali ini adalah bagaimana mem-branding serta menjualnya (selling)kepada para wisatawan mancanegara.

“Caranya dengan memanfaatkan media sosial yang hampir semua anak muda kita sangat aktif di sana. Sekarang tinggal mengenalkan kepada mereka, bagaimana tentang digital marketing,” terangnya.

Sebagai Ketua PHRI Bali, pihaknya telah lama melakukan pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang ini. Sebagian para generasi muda desa diberikan kesempatan untuk magang di berbagai home stay yang sudah maju secara bisnis.

“Selain mendapatkan pengetahuan dan pengalaman, mereka juga diberikan sertifikat pelatihan. Semoga ke depannya, kita bisa berkerjasama dengan pihak lain dalam hal pemberian permodalan kepada mereka,” pungkasnya. (lit)