Industri Kreatif Potensial Dukung Pengembangan Ekonomi Bali

(Baliekbis.com), Industri kreatif kini menjadi salah satu andalan untuk pengembangan ekonomi masyarakat. Bahkan Bali sebagai daerah pariwisata melihat potensi di bidang ini sangat menjanjikan. “Bali adalah jendela dunia dalam mengembangkan industri kreatif khususnya di bidang desainer,” ujar Ali Kharisma selaku panitia Bali Fashion Trend kepada wartawan, Jumat (11/5) di TS Suites Seminyak tempat ajang bergengsi tersebut digelar. Sesuai agenda BFT yang mengusung tema “Look to The East” ini akan berlangsung dari tanggal 11-13 Mei dan menghadirkan sekitar 70 karya desainer dalam dan luar negeri termasuk dari Bali sendiri. Dikatakan Ali, Indonesia memiliki potensi besar di bidang industri mode yang didukung dengan ketersediaan bahan baku serta kemampuan desainer lokal yang tak kalah dengan luar negeri.

Sementara Deputi Direktur KPw BI Provinsi Bali Azka Subhan mengatakan Industri krearif ini menjadi salah satu bagian penting pengembangan ekonomi Bali yang selama ini dominan bergantung pada sektor pariwisata. “50 persen ekonomi bertumpu pada pariwisata. Jadi perlu ada pengembangan ekonomi baru seperti industri kreatif karena pariwisata sesungguhnya cukup rentan ketika ada gangguan” jelasnya. Sebagaimana yang terjadi belum lama ini ketika terjadi erupsi Gunung Agung yang menyebabkan kunjungan turis turun, maka ekonomi Bali juga ikut anjlok.

Karena itu lanjut Azka Subhan, Bank Indonesia selalu mendukung kegiatan untuk memajukan UMKM seperti halnya industri kreatif di bidang fashion ini. Azka menambahkan agar UMKM bisa naik kelas, Bi telah melakukan pembinaan-pembinaan bahkan melibatkan UMKM ikut pameran ke luar negeri. “BI selalu support kegiatan seperti ini,” ujar Azka. Dalam BFT ini pihak TS sebagai salah satu ponsor kegiatan ini juga menyediakan tempat untuk memajang dan membantu mempromosikan produk-produk karya para desainer. Ada sekitar 150 koleksi desainer yang ada di TS dan dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan produk luar negeri. (bas)