HPI Bali: Harus Bisa Bedakan Guide Legal dan Ilegal

(Baliekbis.com), Divisi Domestik DPD HPI Bali mengadakan upgrading dengan tema “Melalui Upgrading Pramuwisata Domestik Kita Tingkatkan Pengetahuan, Keterampilan Dan Sikap Dalam Melaksanakan Tugas Kepariwisataan”, Selasa (27/2).

“Upgrading Pariwisata Domestik ini dihadiri 180 anggota Divisi Domestik dari 35 Komisariat,” ujar Ketua DPD HPI Bali, Nyoman Nuarta.

Dikatakan, biasanya di lapangan sering masyarakat tidak bisa membedakan antara guide legal dengan guide ilegal. Karena semua pengantar turis dianggap sebagai guide, dan hal ini yang menjadi tantangan bagi anggota DPD HPI Bali untuk mempunyai pemahaman yang lebih sebagai seorang pramuwisata. “Sebenarnya kegiatan ini dalam rangka melaksanakan program dari DPD HPI untuk secara aktif menjaga kualitas dan kapabilitas anggota DPD HPI Bali serta menjaga disiplin anggota,” terangnya.

DPD HPI Bali juga mengimbau untuk menghindari kejadian yang tidak mengenakkan ketika menjalankan fungsi kepramuwisataan yang membuat pramuwisata legal tidak mendapatkan stigma yang negatif, dimana hampir disamakan dengan perlakuan beberapa oknum guide ilegal terhadap wisatawan yang mencuat akhir-akhir ini seperti yang terjadi di Besakih. “Padahal secara struktural guide ilegal tidak sama degan pramuwisata legal, dan bukan merupakan bagian dari anggota DPD HPI Bali, sehinga DPD HPI Bali tidak dapat melaksanakan disiplin organisasi dengan baik,” ucapnya. (sus)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: