DWP Bali Rayakan HUT Bersama Pengungsi Gunung Agung

(Baliekbis.com), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Bali merayakan hari jadinya ke-18 dalam nuansa kesederhanaan bersama para pengungsi erupsi Gunung Agung di Balai Pertemuan Dusun Kastala, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangsem, Minggu (17/12). Ketua DWP Provinsi Bali Ny. CIA Pemayun beserta jajarannya membaur dan menyemangati 305 warga dari kawasan zona merah yang masih harus bertahan di lokasi pengungsian berkaitan dengan status awas Gunung Agung.

CIA Pamayun menyampaikan bahwa pihaknya memilih lokasi pengungsian sebagai lokasi perayaan ulang tahun karena ingin ikut berbagi kasih dan empati dengan masyarakat yang hidup prihatin di pengungsian. “Kami datang untuk memberi motivasi kepada saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Agung,” tuturnya seraya berharap agar mereka tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan. “Mari kita berdoa dan memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar ujian ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal,” imbuhnya. Dia berkeyakinan, ada hikmah di balik ujian yang saat ini tengah dihadapi masyarakat Bali, khususnya Karangasem.

Pada bagian lain, CIA Pemayun mendorong jajaran DWP sebagai pendamping ASN untuk meningkatkan kualitas diri agar dapat menjadi pelaku utama dalam ketahanan keluarga. Selain memberi semangat dan motivasi, CIA Pemayun dan jajaran pengurus DWP Provinsi Bali juga membagikan nasi bungkus dan kue kotak kepada para pengungsi. Pada momen yang sama, DWP Bali menyerahkan pula bantuan peralatan mandi bagi warga pengungsi yang mendiami posko tersebut.

Sementara, Bupati Karangasem IGA. Mas Sumatri menyampaikan apresiasi atas kepedulian jajaran DWP Bali terhadap keprihatinan yang dihadapi para pengungsi. Menurutnya, kehadiran dan kepedulian seorang ibu sangat dibutuhkan oleh mereka yang tengah menghadapi situasi sulit. Ia berharap, lebih banyak lagi organisasi atau lembaga yang terketuk mengulurkan tangan guna meringankan beban para pengungsi. “Kehadiran ibu-ibu dharma wanita sangat berarti bagi warga kami yang mengungsi. Karena selain  memberi bantuan berbentuk materi, DWP juga memotivasi dan menyemangati para pengungsi agar tak jenuh,” urainya. (sus)