Dukung Pertumbuhan UMKM, GoSend Luncurkan Buku Kiat Jitu Jadi Best Seller di Era Digital dan Layanan GoSend Sameday di Bali

(Baliekbis.com), GoSend, layanan on-demand logistik  terdepan di Indonesia, menggelar acara peluncuran buku ‘Kiat Jitu Menjadi Best Seller: Dukungan GoSend untuk Pertumbuhan UMKM di Era Digital’ di Bali, Kamis (7/7). Buku ini merupakan bagian dari kampanye #BestSellerGoSend yang bertujuan untuk memperkaya ilmu bisnis dan pemasaran para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha. Acara ini juga sekaligus menandai diluncurkannya layanan GoSend Sameday di Bali.

Buku ini merangkum lanskap dan berbagai strategi bisnis UMKM di era digital, mulai dari strategi menangkap peluang dan merintis usaha baru setelah pandemi, strategi social selling yaitu teknik berbisnis masa kini yang mengandalkan kreativitas dalam berkomunikasi melalui sosial media, hingga tips membangun loyalitas konsumen.

Ida Bagus Chandra – Perwakilan Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Kota Denpasar menyampaikan bahwa buku ini merupakan jawaban dari tantangan yang dihadapi oleh UMKM saat ini. “Dari pandemi kita belajar bahwa UMKM ke depannya tidak hanya harus mampu mengikuti perubahan, namun bahkan harus memiliki ketangguhan yang satu langkah di depan,” ungkapnya. 

Untuk mencapai hal ini, para pelaku UMKM tanah air membutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan, mulai dalam bentuk peraturan yang suportif, ekosistem digital yang mumpuni, hingga mentoring, knowledge transfer, dan support system dari sesama pelaku usaha.  Semua hal ini terangkum dalam buku yang dihadirkan pada hari ini.

Alfianto Domy Aji – Head, Regional Corporate Affairs Gojek mengatakan kehadiran buku ini merupakan sebuah bentuk dukungan dari Gojek bagi UMKM di Bali. Berdasarkan hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI tahun 2021 silam, kontribusi ekonomi ekosistem digital Gojek dan GoTo Financial (di luar Tokopedia) diperkirakan sekitar Rp 9.5 triliun di tahun 2020 atau setara dengan 4,2 % PDRB untuk Bali.

“Kontribusi besar ini menunjukkan peran penting UMKM dalam pemulihan ekonomi di tingkat lokal pasca-pandemi. Di saat kita bergerak ke situasi pasca pandemi, pelaku UMKM perlu membaca perubahan dan tantangan serta peluang apa saja yang menanti di depan mereka, khususnya di era digital. Untuk mencapai hal ini, para pelaku UMKM tanah air membutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan, mulai dalam bentuk peraturan yang suportif, ekosistem digital yang mumpuni, hingga mentoring, knowledge transfer, dan support system dari sesama pelaku usaha,” jelas Domy.

Dalam penulisannya, buku ini melibatkan sejumlah pakar di bidang bisnis dan pemasaran, khususnya di sektor UMKM agar dapat menyajikan materi yang tepat guna. Selain itu buku ini juga dilengkapi dengan kisah inspiratif dari para #BestSellerGoSend yang membagikan pengalaman serta tips dan trik lika liku berwirausaha. ”

Adapun pakar bisnis dan UMKM yang terlibat dalam penyusunan buku ini, antara lain

  • Rhenald Kasali Ph.D. – Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).
  • Yuswohady- Praktisi dan konsultan marketing di Inventure yang telah menulis 60 buku laris bertema bisnis dan pemasaran .
  • Yudo Anggoro- Kepala Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) ITB Kampus Jakarta dan Direktur Center for Policy and Public Management SBM ITB.
  • Wulan Ayodya- Konsultan wirausaha, Founder lembaga kursus UMKMKU, serta penulis buku bertema kewirausahaan terbitan Elex Media Komputindo.
  • Arief Ardinugroho- Konsultan bisnis dari Funtastic Consulting dan penulis buku bertema kewirausahaan terbitan Elex Media Komputindo.

Diluncurkannya buku ini melanjutkan upaya berkelanjutan GoSend dalam mendukung pelaku UMKM social seller meningkatkan skala bisnisnya.  Pada tahun 2021 lalu, riset oleh Lembaga Demografi FEB UI menemukan bahwa mayoritas konsumen (80%) di kota Bali mengatakan bahwa mereka selalu memanfaatkan layanan GoSend.

Sinergi layanan logistik yang handal dan partner e-commerce pun turut menjadi pilihan bagi para seller, dimana melalui data internal GoSend yang mencatat kenaikan transaksi Q1 2022 GoSend di Tokopedia sebanyak lebih dari 2x lipat dibandingkan tahun lalu, dan jumlah seller UMKM pengguna GoSend di Tokopedia yang naik 65% pada periode yang sama.

Lebih lanjut Domy menjelaskan mengungkapkan, saat ini, jumlah UMKM yang sudah onboarding ke ekosistem digital mencapai 17,2 juta (Desember 2021) dan diharapkan pada tahun 2024 jumlahnya bisa mencapai 30 juta.

Data internal GoSend juga mencatat kenaikan transaksi Q1 2022 GoSend Tokopedia di Bali sebanyak lebih dari 4.4x dibandingkan tahun lalu. Dengan pandemi yang mengakselerasi para pelaku usaha untuk go-digital, PR penting bagi para social seller adalah untuk beradaptasi  dan cepat dalam belajar dalam melakukan social selling.” 

Dikemas secara ringan buku ini terdiri dari 4 bab utama yang mencakup perpaduan wawasan bisnis dari para pakar di bidang UMKM dan pemasaran, serta kisah sukses para #BestSellerGoSend, yaitu:

  • Memulai Usaha Baru Sejak Pandemi
  • Berawal dari Social-Selling
  • Lika-liku Bisnis untuk kategori F&B, Fashion, Art Craft.
  • Tips Penting dariSeller untuk Sellers yang meliput Brand Activation, Content Creation & Risk Management.

Diterbitkan Elex Media Komputindo, buku ini juga memuat  informasi mengenai program #BestSellerGoSend, dimana para seller dapat bergabung dan mendapatkan promo spesial, program loyalty, welcoming kit, Best Seller Award, hingga kegiatan sosialisasi dan edukasi agar jualan semakin laris. Seluruh hasil penjualan buku BestSeller akan digunakan sepenuhnya untuk program pengembangan UMKM oleh GoSend.

Acara ini juga menghadirkan pelaku usaha Rumahan Yakiniku, yang berlokasi di Gatot Subroto Denpasar dan menjual aneka produk BBQ berbahan dasar babi, ayam, dan sapi, serta pilihan saos/bumbu yang dapat memperkaya rasa makanan. Ketika pandemi datang dan orang-orang kesulitan untuk makan di luar, Rumahan Yakiniku menjadi menjadi salah satu pilihan yang praktis dan aman, dimana mereka menyediakan daging serta perlengkapan masak langsung ke rumah konsumen.  Sehari-hari, Rumahan Yakiniku biasa memasarkan produknya melalui sosial media.

Pelaku usaha, perwakilan Rumahan Yakiniku, Ilham mengaku merasakan langsung dari inovasi teknologi yang ditawarkan GoSend bagi usaha kami, dan manfaat penggunaan social media yang terbukti mendekatkan usahanya dengan para pelanggan, dimana semua itu tertuang dalam buku yang dilaunching pada hari ini.

“Saya mengajak teman-teman UMKM untuk memanfaatkan beragam materi yang dihadirkan oleh buku ini dengan semaksimal mungkin. Semoga buku ini dapat menjadi jembatan bagi teman-teman UMKM menuju kesuksesan usahanya, mampu menciptakan lapangan kerja baru, dan bahkan turut mendorong kebangkitan sektor parekraf dan perekonomian nasional,” jelasnya. (ist)