Dukung Kurikulum Ajar SMK Negeri 1 Manggis, Astra Motor Bali Penuhi Undangan Workshop

(Baliekbis.com), Dalam rangka implementasi kurikulum merdeka SMK Negeri 1 Mangis menggelar workshop selama dua hari terkait penyelarasan kurikulum yang sudah mulai diberlakukan secara nasional di sekolah.

Pada kesempatan itu Honda dalam hal ini Astra Motor Bali sebagai Pembina salah satu program studi jurusan TBSM memenuhi undangan untuk mengisi workshop tersebut sebagai narasumber
Sebagai bentuk kerja sama dalam pembinaan, Astra Motor Bali juga sangat konsen terkait dengan kurikulum ajar, kurikulum yang diberikan oleh Industri ke sekolah dalam upaya pencapaian kompetensi siswa yang sesuai kebutuhan dunia kerja. Dalam pemaparannya penyelarasan kurikulum merdeka yang akan dijalankan harus tetap berorientasi pada kompetensi siswa dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Kurikulum merdeka sendiri memiliki 3 pilihan dalam metode pembelajarannya yaitu Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, Mandiri Berbagi yang masing-masing boleh diterapkan dengan mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan sekolah.

SHEP Officer PT AHM, Ony Setiawan yang hadir memberi sambutan menyebutkan sebagai bentuk komitmen PT AHM bersama dengan main dealer Honda Astra Motor Bali yang mendukung dunia Pendidikan dan mempertajam kontribusi dalam pengembangan Satu Hati Education Program (SHEP) guna menyiapkan generasi muda terampil dan siap bekerja.

“Singkatnya, PT AHM serta Astra Motor selalu berupaya berkomitmen berkontribusi dan mengawal setiap proses pembelajaran untuk SMK yang menjadi binaannya,” ucapnya.

Sedangkan pembina sekaligus SHEP Officer Main Dealer Astra Motor Bali, untuk SMK Negeri 1 Manggis, Made Putra menambahkan bentuk kerjasama selama ini yang telah berjalan antara SMK dan Astra Motor Bali adalah dalam bentuk pelatihan dan sertifikasi guru, selain itu juga ada prakim (praktek kerja industri) dan pengembangan kurikulum oleh Astra Motor Bali.

“Kami berharap dukungan dan kerja sama yang sudah berjalan dapat memberikan kontribusi yang positif untuk kemajuna dunia Pendidikan dan dapat mendukung SMK melahirkan siswa-siswa terampil agar siap bersaing mengisi kebutuhan tenaga kerja,”tutup Made Putra. (ist)