Doa Bersama Akhiri Masa Kampanye Pilgub Bali, Paslon Dilarang Melakukan Kegiatan

(Baliekbis.com), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali resmi menutup masa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub Bali) 2018, Sabtu (23/6). Baik Paslon nomor urut 1, Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), maupun Paslon nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) hadir didampingi tim pemenangan masing-masing di Kantor KPU Bali. Ketua KPU Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengapresiasi masa kampanye yang berlangsung sejak 15 Februari lalu hingga 23 Juni ini berjalan kondusif, aman, sejuk dan damai. Kedua paslon dan tim kampanye serta para pendukungnya telah menyukseskan kampanye damai ini.

“Kedamaian kampanye Pilgub Bali ini membawa aura positif untuk kita semua. Semoga kondusivitas ini tetap terjaga hingga pencoblosan 27 Juni nanti dan setelahnya,” kata Raka Sandhi. Di sisi lain KPU Bali meminta kedua paslon agar menaati segala aturan atau ketentuan masa tenang pada 24-26 Juni. Paslon dilarang untuk melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apapun. “Karena masa kampanye sudah ditutup, jadi kami harapkan tidak ada kampanye lagi dalam bentuk apapun,” tegas Raka Sandhi.

Selanjutnya dalam masa tenang ini segala bentuk alat peraga kampanye (APK) agar diturunkan atau dibersihkan masing-masing tim paslon. KPU berharap pembersihan APK berlangsung cepat sebab tidak terlalu banyak dan berat. Namun jika masih ada APK yang tersisa, KPU Bali akan memfasilitasi dengan menurunkan tim gabungan yang terdiri dari KPU, Bawaslu, pihak kepolisian, Satpol-PP dan dari kedua paslon. “Dalam masa tenang ini kami harapkan masyarakat memantapkan pilihan dan nanti datang ke TPS pada 27,” imbuh Raka Sandhi. Sementara itu acara penutupan masa kampanye ini dilakukan secara sederhana. Salah satunya diisi dengan acara doa bersama penutupan masa kampanye Pilgub Bali yang dilanjutkan dengan penutupan secara simbolis alat peraga kampanye yang dipasang di depan kantor KPU Bali. Suasana di KPU Bali juga cukup kondusif. Tidak ada pengerahan massa yang berlebihan dari kedua paslon.

Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra berharap dalam masa tenang ini tidak ada pihak-pihak yang memanaskan dan memperkeruh situasi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Bali mulat sarira menuju hari pencoblosan, Rabu 27 Juni nanti. “Mari jaga kedamaian Bali. Mari wujudkan pilkada yang bersih dan berintegritas,” tegas Rai Mantra.(nwm)