Diolah dari Pengolahan Lahan dan Penanaman Padi, Beras KLC Bebas Bahan Kimia

Diolah dari Pengolahan Lahan dan Penanaman Padi, Beras KLC Bebas Bahan Kimia

(Baliekbis.com), Ida Gde Saputrawijaya Agra atau yang dipanggil Gus Agra sejak 2010 meneruskan usaha pertanian yang dirintis oleh kakeknya. Gus Agra yang akrab dengan pertanian sejak kecil ini ingin agar masyarakat Bali dan Indonesia mengenal kualitas beras terbaik ada dalam negeri sendiri.

Hingga kini produk yang dipasarkan dengan merek Beras KLC diantaranya adalah beras merah varietas bali, beras putih varietas bali, ketan, ketan hitam. Menurutnya, yang membuat produknya berbeda adalah karena diolah dari nol yaitu dari pengolahan lahan dan penanaman padi, tidak melewati proses kimia dan karena kampungnya berada pada ketinggian 700mdpl, kualitas sumber air masih sangat baik dan belum tercemar sehingga hasil pertanian jauh lebih bagus.

Meski meneruskan usaha sang kakek, Gus Agra tidak serta merta tinggal diam tanpa melakukan perubahan. Secara perlahan tapi pasti, Gus Agra mencoba untuk melakukan pengembangan usaha dengan melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk berasnya.

Pria kelahiran 1991 ini memiliki berbagai ide untuk membesarkan usahanya diantaranya dengan mengubah cara bertani, mengurangi pupuk kimia dan pestisida bahkan kini berhasil tidak menggunakan pupuk kimia. Gus Agra juga mengajak kelompok pertanian untuk bercocok tanam secara organik atau sebisa mungkin mengurangi penggunaan kimia dalam pengolahan berasnya.  Selain itu, ia pun berpikir untuk mengarahkan usahanya secara lebih mandiri lagi. Jika selama ini sistem penjualan yang ia lakukan adalah penjualan secara kulakan atau partai besar, pada tahun 2018 ia merasa perlu mencoba maju memasarkan produk olahannya dalam kemasan dengan menggunakan mereknya sendiri. Ia semakin termotivasi untuk melakukan perubahan ini setelah mendapati ada yang berhasil menjual berasnya dengan harga jauh lebih tinggi, hingga lebih dari 150% dari harga awal dengan pengemasan ulang.

Namun ia mengakui, kebutuhan untuk melangkah maju ini masih memerlukan banyak pendampingan dan pelatihan. Gus Agra bersyukur dapat bertemu dengan Sampoerna karena meskipun baru mengikuti satu pelatihan dari TREND, Gus Agra sudah merasakan manfaatnya. Dari hasil pembinaan pertama, sebagai langkah awal, ia mulai memperbaiki tata kelola area kerja, manajemen stok dan juga mulai mempertimbangkan cara pengemasan yang selama ini belum terlalu dipikirkannya. ‘Modal awal’ yang diberikan melalui program TREND semakin menyalakan semangatnya untuk mendekati impiannya yaitu memasarkan produk-produk olahannya di dalam toko retail dengan harga terjangkau sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati beras lokal yang berkualitas. Pemesanan Beras KLC dapat dilakukan melalui nomor 087772675666. (ist)