DHL Luncurkan Gudang Khusus ”Gold Chain”

(Baliekbis.con), Sebuah bonded warehouse baru dengan pengontrol suhu telah diluncurkan di Jakarta oleh DHL Global Forwarding, penyedia layanan kargo udara, laut dan darat internasional yang terkemuka. Ini akan membantu industri life science Indonesia mengoptimalkan rantai pasokan dengan mendahului pertumbuhan yang cepat. Fasilitas tersebut dibangun dengan material Mills Test berkualitas kelas satu dari PT. NS BlueScope Indonesia, anak perusahaan pembuat baja internasional terkemuka, BlueScope Steel. Selain itu, teknologi pendingin kelas dunia dengan kontrol suhu praktik terbaik yang disertifikasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Indonesia akan menyediakan lingkungan penyimpanan 2-8°C bagi pabrikan dan distributor.

Bonded Warehouse DHL akan menyediakan berbagai layanan yang dirancang untuk mempercepat dan menyederhanakan pengiriman kargo sensitif bagi pelanggan di sektor life science dan kesehatan. Termasuk izin internal yang disesuaikan walaupun sudah melewati standar batas waktu pukul 16.00, serta notifikasi SMS otomatis yang dirancang untuk mempercepat respons tim DHL di lapangan terhadap pengiriman penting. “Pasar obat-obatan Indonesia diproyeksikan tumbuh 10% per tahun dengan nilai lebih dari US$12 miliar pada 2022,[1] didorong secara luas oleh pertumbuhan pasar domestik di sektor obat generik dan peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan di seluruh penjuru negeri.[2] Hal ini kemudian menciptakan kesempatan yang signifikan bagi operator life science multinasional dan domestik untuk meningkatkan operasi mereka,” ungkap Vincent Yong, Presiden Direktur, DHL Global Forwarding Indonesia. “Bonded warehouse ini adalah investasi terbaru kami di infrastruktur logistik yang dibutuhkan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara penuh seraya meningkatkan kualitas obat-obatan, perangkat dan peralatan medis lain yang dapat diakses masyarakat Indonesia.” DHL Global Forwarding telah berencana meluncurkan layanan lain bernilai tambah untuk mengurangi waktu pengiriman dan kebutuhan tenaga kerja ke depan, termasuk pengiriman mil terakhir, pengemasan serta solusi rantai pasokan yang menyeluruh. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: