Dewa Susila: Festival Yoga Mampu Dorong Sport Tourism di Bali

(Baliekbis.com), Perkembangan yoga dalam kurun beberapa tahun terakhir mulai dirasakan ada peningkatan. Karena yoga sendiri bukan sekadar olahraga semata melainkan juga gaya hidup sehat, dan bisa  berkembang menjadi event dan festival yoga berskala lokal, nasional maupun internasional. Terlebih Bali, salah satunya di IHDN Denpasar mulai gencar memasyarakatkan dan menggelar berbagai event yoga. “Hal itu menjadi potensi yang bisa dikelola dengan baik untuk mendukung pengembangan sport tourism (pariwisata olahraga) di Bali,” ujar Pengurus KONI Bali Bidang Hubungan Luar Negeri dan Sport Tourism, I Dewa Putu Susila, Selasa (11/9).

Menurut Dewa Susila, peran IHDN diharapkan mampu mengelola yoga untuk dikembangkan dengan baik dalam mendukung sport tourism di Bali. Nantinya yoga juga bisa dikemas dalam berbagai bentuk festival skala lokal, nasional maupun internasional yang diintegrasikan dengan pengembangan sport tourism di Bali.”Bahkan kami siap menjalin kerjasama MoU dengan IHDN untuk bersama-sama dengan KONI Bali sebagai motor penggerak mengemas festival yoga sebagai bagian pengembangan sport tourism di Bali,” terangnya.

Dewa Susila yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Bali ini menjelaskan kalau bisa  dibayangkan jika secara reguler ada berbagai festival yoga skala lokal, nasional maupun internasional tentu bisa mendatangkan belasan bahkan puluhan ribu peserta ke Bali, baik peserta lokal, domestik atau mancanegara. “Belum lagi multiflier efeknya bagi pariwisata Bali kedepan,” ucapnya.‌

Lanjutnya, dengan festival yoga yang akan dikembangkan nantinya berharap ada dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemrov) Bali dan Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Bali serta seluruh stakeholder pariwisata untuk menjadikan Bali sebagi pusat pengembangan dan festival yoga di dunia yang terintegrasi dengan pengembangan sport tourism di Bali.”Pihaknya bersama KONI Bali tengah gencar mengembangkan sport tourism dan mendorong  Gubernur Bali yang baru untuk mewujudkan blue print sport tourism di Bali,” imbuhnya.

Seperti diketahui IHDN Denpasar telah memiliki program studi S1 Yoga dan Kesehatan. Ini sangat strategis karena jurusan ini satu-satunya di Indonesia. Ini juga bisa menjadi modal kuat IHDN mencetak ahli yoga kelas lokal, nasional maupun internasional nantinya. UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Yoga juga merupakan UKM terbaik IHDN Denpasar tahun 2017 dengan jumlah peserta ribuan mahasiswa. “UKM Yoga IHDN juga dipercaya Pemerintah Kota Denpasar untuk menyusun sebuah pedoman dalam penyelenggaraan lomba Yoga Asanas se-Kota Denpasar untuk tingkat SD dan SMP,” tambahnya. (sus)