Desa Lebih Dicanangkan Sebagai Kampung KB

(Baliekbis.com), Desa Lebih sebagai wilayah yang berada di pesisir pantai dicanangkan sebagai Kampung KB. Dengan pencanangan tersebut, Desa Lebih menjadi desa ke-78 yang dicanangkan sebagai Kampung KB di Provinsi Bali. Integritas Kampung KB bersama mitra kerja sekaligus pencanangan Kampung KB Pembentukan tahun 2018 oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Gianyar, I Wayan Sudamia, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Catur Sentana, didampingi tokoh masyarakat dan agama ditandai dengan pemukulan kentongan di Wantilan Pura Sibi Agung, Kesian, Desa Lebih, Gianyar, Kamis, (15/11). Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pernyataan dukungan pelaksanaan Kampung KB oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu mengatakan, pencanangan dan pembentukan Kampung KB bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang dipadukan dengan pembangunan sector yang lainnya. Pembangunan Kampung KB merupakan upaya untuk meningkatkan kembali pelaksanaan program keluarga berencana, mendekatkan pelayanan kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga kepada masyarakat serta memadukan program pembangunan lintas sector saat melaksanakan program pelayanan keluarga.

Ditambahkan Cok Trisnu, beberapa kriteria dalam pembangunan Kampung KB meliputi, adanya data dan informasi keluarga, dukungan dan komitmen dari pemerintah serta dukungan dari tokoh masyarakat dan warga setempat. Kampung KB merupakan model miniatur pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang bersinergi dengan semua sector serta dipadukan dengan pemerintah, lembaga swasta, mitra kerja, serta stakeholder terkait.

“Di tahun 2018 ini, dikukuhkan sembilan Kampung KB. Yang dimulai dari delapan desa yang termasuk dalam kriteria stunting,” imbuh Cok Trisnu. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Catur Sentana mengatakan, Desa Lebih merupakan desa ke-78 yang dicanangkan sebagai Kampung KB di Provinsi Bali. Sedangkan di seluruh Indonesia, sekitar 27.000 Kampung KB sudah dibentuk yang bertujuan untuk mendorong keluarga agar mampu mewujudkan dan merencanakan keluarganya dengan baik, sehingga menjadi keluarga yang berkualitas. Sehingga Kampung KB yang dipilih pencanangannya adalah wilayah-wilayah yang perlu mendapatkan perhatian baik dari pemerintah bersama masyarakat termasuk keluarga itu sendiri.

“Keberhasilan dari Kampung KB ini akan sangat ditentukan oleh partisipasi dan dukungan para mitra kerja kita untuk memberikan perhatian sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Sehingga Kampung KB ini merupakan wadah pemberdayaan,” tambah Catur Sentana. Catur Sentana menambahkan, saat ini, pihaknya juga tengah mengembangkan KB Bali. Yakni, bagaimana mewujudkan keluarga-keluarga yang potensial dengan merencanakan sejak dini. Bukan hanya ditinjau dari jumlah anaknya saja, tetapi perlu juga diliat dari potensi ekonominya, kesehatannya, daya tampung serta kualitasnya. Sehingga KB Bali ini dalam rangka melestarikan budaya kita, namun dengan tetap memperhatikan kemampuan keluarga, kesehatan keluarga, daya tampung keluarga dan ekonomi keluarga. Ini harus disinkronkan dengan budaya-budaya yang kita miliki. Pengaturan kelahiran di Bali, rata-rata setiap keluarga sudah memiliki anak dua sampai tiga, termasuk di Kabupaten Gianyar. Dimana keluarga yang ada di Bali, sudah masuk dalam katagori penduduk tumbuh seimbang.

“Jadi tidak ada salahnya kalau dalam suatu keluarga, yang merencanakan anak kemampuannya dua, kenapa harus tiga. Jadi tidak ada yang mengatakan bahwa Program KB itu harus dua, tidak seperti itu sekarang. Jadi Program KB muwujudkan keluarga yang berkualitas,” imbuh Catur Sentana.

Sementara Bupati Gianyar dalam sambutan dibaca Asisten Administrasi Umum dan Pemerintahan Setdakab Gianyar, I Wayan Sudamia mengatakan, Program Kampung KB merupakan inovasi strategis dalam usaha pengentasan kemiskinan, program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga serta pembangunan-pembangunan di sector lainnya. Pencanangan Kampung KB dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga atau masyarakat yang ada di wilayah miskin, penduduk padat, perbatasan dan pesisir, terpencil, kawasan wisata, serta daerahstunting.

Di Kabupaten Gianyar, dari 10 Desa yang dinyatakan Desa Stunting, dua diantaranya pada 2016 lalu sudah dicanangkan sebagai Kampung KB yakni Desa Lodtunduh dan Desa Siangan. Sedangkan, sisanya sebanyak delapan desa, di tahun 2018 telah dicanangkan sebagai Kampung KB. Serta berdasarkan permintaan dari warganya, tahun ini Desa Sukawati juga dicanangkan sebagai Kampung KB. Karena selain berada di kawasan wisata, Desa Sukawati juga mempunyai kepadatan penduduk yang sangat tinggi di Kabupaten Gianyar. “Saya harap, Kampung KB ini tidak hanya sekedar ada saja. Tetapi, mampu meningkatkan kualitas serta kesejahteraan bagi keluarga,” harap Sudamia. (hms)