Demokrat Harap Pilgub Bali Berjalan Sejuk

(Baliekbis.com), Pigub Bali 2018 diharapkan bisa menjadi pesta demokrasi lima tahunan yang tidak hanya menjadi pendidikan politik rakyat namun juga bisa membawa suasana kesejukan sehingga bisa menjadi pilkada yang baik di Indonesia. Made Mudarta selaku Ketua DPD Partai Demokrat Bali menyatakan, dari pelaksanaan Pilkada serentak di sejumlah daerah mulai saat kampanye seperti pada Pilgub DKI Jakarta, dinilai masih jauh dari nuansa kesejukan.

Tim pemenangan maupun massa pendukung pasangan calon, belum bisa mewujudkan harapkan masyarakat yang menginginkan kedamaian, kesejukan, tidak saling serang yang kemudian malahirkan perbedaan yang makin menajam. Masyarakat menjadi terkotak-kotak, sehingga kondisi itu kurang memberikan pendidikan politik yang ideal. “Karenanya, diharapkan Pilgub Bali mendatang, bisa menjadi percontohan Pilkada yang menyejukkan,” harap Mudarta, Sabtu (15/4/17).

Jangan sampai momentum demokrasi pilkada menjadi ajang saling hujat satu sama lain. “Harusnya debat visi misi dan program kandidat yang ditawarkan bukan menghina satu sama lainnya,” tambahnya. Masing-masing pihak baik pasangan calon, partai pengusung, tim pemenangan hingga pendukungnya mestinya tetap mengedepankan adat budaya ketimuran. Menjunjung sopan santun, menghormati saling menghargai perbedaan.

Bagaimanapun, ketika seorang atau figur yang sudah berniat maju dalam Pilkada mereka itu patriot bangsa yang siap mengabdi untuk masyarakat dan negara. Mudarta meyakini, lewat Pilkada yang berjalan demokratis dalam suasana kesejukan diharapkan lahir pemimpin yang terbaik untuk masyarakat. (rhm/ist)