Dampak Gaya Hidup, Keluhan Urologi Terbanyak di RSUP Sanglah

(Baliekbis.com), Pasien dengan keluhan urolithiasis atau batu saluran kemih menjadi salah satu penyakit dengan jumlah pasien terbanyak yang ditangani hampir di setiap rumah sakit, salah satunya adalah di RSUP Sanglah.

Menurut Kasubag Humas RSUP Sanglah Denpasar I Dewa Ketut Kresna, pasien di poliklinik Urologi menjadi pasien dengan jumlah terbanyak. “Hampir 30 pasien yang ditangani di RSUP Sanglah adalah pasien Urologi, itulah yang menyebabkan antrean pasiennya cukup panjang,” jelasnya, Jumat (16/9).

Tiap harinya jumlah pasien yang ditangani di poliklinik Urologi ini dikatakan Dewa Kresna jumlahnya bisa mencapai di atas 60 dan untuk aktivitas pembedahan di bagian Urologi diakui Dewa Kresna juga cukup tinggi. “Setiap hari memang ada jadwal operasi untuk pasien urologi,” lanjutnya.

Terkait tingginya pasien urologi di RSUP Sanglah, Ketua SMF Urologi RSUP Sanglah Dr. dr. Anak Agung Gde Oka , Sp.U (k), mengakui trend pasien Urologi di Bali setiap tahun memang mengalami peningkatan.

“Banyak hal yang menyebabkan kenapa pasien Urologi ini sangat banyak, salah satunya adalah faktor gaya hidup,” ungkapnya.

Dilanjutkan dr. Agung, dari penelitin yang pernah dilakukan sejak tahun 2016, trend peningkatan jumlah pasien urologi dalam setahun mengalami peningkatan sebanyak 60 persen.
Dari kelompok gender, dijelaskan dr. Agung Oka, laki-laki menjadi kaum yang mendominasi menderita penyakit urologi dengan perbandingan 33:29 pasien.

Sedangkan dari kelompok umur, penderita urologi terbanyak adalah kelompok usia 46-60 tahun dengan persentase mencapai 55 persen.
Selain itu, pada penderita keluhan urologi ini, dr. Agung Oka juga menemukan banyak pasien yang mengalami komplikasi.

Di antaranya adalah, komplikasi dengan beberapa penyakit, seperti asam urat sebanyak 52 persen, batu ginjal 65 persen dan sakit pinggang sebanyak 79 persen. “Karena adanya penyakit penyerta ini, maka kondisi pasien menjadi lebih lemah dan penanganannya harus lebih teliti,” tambahnya. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: