Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

(Baliekbis.com), Dable, platform content discovery terkemuka di Asia, hari ini menerbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’ yang menyajikan lanskap media online dan perilaku mengonsumsi konten.

Lanskap media adalah publikasi kedua Dable yang disertai dengan infografis kelompok-kelompok media yang ada di Indonesia, berbagai kategori, dan daftar ‘Top 30 Media’ berdasarkan data dari Comscore, Alexa, dan Red Volcano (perusahaan analisis data global). Selain itu, perusahaan juga merilis perilaku konsumsi media dengan menganalisa data dari 200 partner media di Indonesia.

Dable, yang berpusat di Korea Selatan, adalah startup teknologi yang merekomendasikan konten-konten yang dipersonalisasi, seperti “Content you may like’, diproses melalui teknologi big data yang real time dan personalisasi.

Di antara Top 30 Media di Indonesia, Okezone.com berada di ranking pertama, diikuti oleh Tribunnews and Kompas.com, yang berada di ranking kedua dan ketiga. Detik.com dan Grid.id juga berada di dalam daftar ‘Top 30 Media’ itu. Sebanyak 10 kelompok media terbesar di Indonesia juga termasuk di dalamnya, yaitu Kompas Gramedia, KapanLagi Youniverse, Detik Network, MNC Media Group, GVM Network, IDN Network, Pikiran Rakyat Media Network, Tempo Media Group, VIVA, and Arkadia Digital Media. Di bawah tiap kelompok media juga tercantum media lain yang berada di bawah satu payung. Outlet media juga dikategorisasikan menjadi General news, Sports, Entertainment, Business/Finance, Gaming/Tech/Digital, Parenting, Health, Community, Food/Travel, Fashion/Lifestyle dan Otomotif, yang secara intuitif sangat memahami industri media di Indonesia.

Dable merilis data perilaku konsumsi konten berdasarkan pada gender, usia, dan perangkat yang dimiliki pengguna 50,4 persen laki-laki dan 49,6 persen perempuan. Distribusi berdasarkan usia menunjukkan bahwa pengguna berusia 25 sampai 34 tahun berada di urutan teratas dalam hal tingkat konsumsi konten yaitu 35 persen, disusul oleh pengguna berusia 18 sampai 24 tahun dengan tingkat konsumsi konten 28,6%. Menariknya, secara khusus perempuan berusia 18 sampai 24 tahun dan 25 tahun sampai 34 tahun berada di ranking pertama dan kedua dalam hal konsumsi konten.

Terkait perangkat yang digunakan, sebanyak 71,81% mengonsumsi konten secara mobile dan 26,64% melalui PC. Peramban (Browser) yang paling banyak digunakan adalah Google Chrome, baik di PC 75,75% dan mobile 95,70%. Juga, sistem operasi (OS) yang paling banyak digunakan adalah Windows 92,51% untuk PC dan Android 96,09% untuk mobile, keduanya berada di ranking pertama.

“Terjadinya pandemi secara luar biasa telah mengubah perilaku pengguna dalam mengonsumsi konten. Konsumsi konten secara online telah meningkat secara signifikan dan kebanyakan konten yang dikonsumsi oleh pengguna juga berubah. Dan ini semua menyajikan peluang baru bagi industri media,” kata Hoyoung Lee, General Manager di Dable.

“Kami berharap, lanskap ini akan menolong para marketer digital untuk memahami transformasi di lanskap media serta perilaku mengonsumsi konten, serta merencanakan berbagai strategi untuk lingkungan new media. Dable akan terus menyediakan berbagai informasi yang bermanfaat di masa depan.”

Dable saat ini bermitra dengan lebih dari 2,500 media di Asia termasuk Indonesia, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Vietnam, dan Malaysia. Perusahaan ini merekomendasikan 5 miliar konten bagi 500 juta pengguna yang menghasilkan 100 juta klik setiap bulan melalui platform Dable. (ist)