Cuaca Buruk, Nelayan Tak Berani Melaut

(Baliekbis.com), Lantaran cuaca buruk ditandai angin kencang dan gelombang tinggi menyebabkan para nelayan di Kabupaten Tabanan Bali tidak berani melaut untuk menangkap ikan sejak dua bulan terakhir. Ketua DPC (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) HNSI Kabupaten Tabanan I Ketut Arsana Yasa mengungkapkan, adanya cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi  dari bulan Januari hingga Februari, berdampak kepada para nelayan. Mereka tidak bisa melaut, karenanya dengan penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) diharapkan  dapat meringankan beban nelayan  dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Kelompok nelayan yang menerima Cadangan Beras Pemerintah(CBP) sebanyak 63 kelompok dengan jumlah anggota sekitar 3.476 jiwa. Dari total CBP 19.46 ton, akan disalurkan kepada 63 kelompok nelayan, dengan jumlah anggota sekitar 931 KK atau 3.476 jiwa. “Mudah- mudahan dengan penyaluran CBP ini bisa meringankan beban nelayan dalam memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya di sela penyerahan CBP secara simbolis kepada perwakilan nelayan Tabanan di Pantai Yeh Gangga Sudimara Tabanan Selasa(13/6/017). Arsana mengucapkan terima kasih atas respon cepat Pemerintah Kabupaten Tabanan , sehingga CBP tersebut segera bisa disalurkan.

“ Kami atas nama nelayan mengucapkan terima kasih atas perjuangannya, sehingga CBP bisa dengan cepat disalurkan, kedua terima kasih juga karena telah adanya Perda  Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan Pembudi Daya Ikan. Terima Kasih Bupati Tabanan, ”ungkapnya. Dalam membantu mengurangi himpitan ekonomi para nelayan yang tidak melaut akibat cuaca buruk Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan CBP secara simbolis kepada perwakilan nelayan Tabanan. Penyerahan CBP tahun ini adalah yang kelima kalinya, dengan total CBP yang disalurkan sebanyak 19.46 Ton beras kepada 63 kelompok nelayan dengan  jumlah anggota sebanyak 931 KK atau 3476 Jiwa. Dengan disalurankanya Cadangan Beras Pemerintah (CBP)  diharapkan dapat mengurangi beban nelayan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, akibat cuaca ekstrem, gelombang besar dan angin kencang  yang berakibat para nelayan tidak bisa melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.

Bupati Eka mengatakan dengan mengetahui permasalahan yang tengah dihadapi nelayan, Pemerintah Kabupaten Tabanan  segera menyikapi dengan merujuk pada aturan yang telah ada. Diharapkan, membantu nelayan  dengan mengambil langkah cepat mengusulkan kepada Perum Bulog divisi regional agar jatah cadangan beras pemerintah(CBP) untuk Tabanan dapat disalurkan dengan harapan dapat mengurangi beban dalam memenuhi kebutuhan hidup nelayan. “Ini adalah penyaluran Cadangan Beras Pemerintah  yang kelima kalinya. Bantuan ini diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap nelayan, kaum marhen. Mudah –mudahan bantuan ini bisa membantu melanjutkan kehidupan nelayan kita,” harap Eka. Lanjut Eka, penyaluran CBP tersebut merupakan bentuk rasa cinta dan perhatian terhadap kehidupan nelayan atau kaum marhen. Program –program pro rakyat tersebut akan terus dilanjutkan, sehingga apa yang menjadi Visi Tabanan Serasi, Tabanan Sejahtera, Aman dan Berprestas bisa tercapai. “Ini wujud rasa cinta dan perhatian kita, kedepan apa yang sifatnya baik, kita terus sosialiasikan dan koordinasikan. Program- program pro rakyat  harus dilanjutkan. Namanya berjuang tidak boleh berhenti. Semuanya ini untuk tercapainya Visi Tabanan Serasi, Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” tutupnya. Selain Penyerahan Cadangan Beras Pemerintah(CBP), ada juga penyerahan Santunan Klaim Asuransi Nelayan  oleh Bupati Eka Wiryastuti kepada Ahli Waris. (gus)