“Creativetalks Pojok Literasi”, Dorong Millennials Bali Mandiri Dalam Merencanakan Keuangan

(Baliekbis.com), Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Septriana Tangkary mengatakan millennials yang hebat adalah anak-anak yang dapat berdiri di atas kaki sendiri. Gunakanlah teknologi untuk mengembangkan diri dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship.

“Anak muda jangan hanya minta uang dan support kepada orangtua. Tapi bagaimana bisa memberi orangtua,” tambah Septriana saat memberi sambutan pada acara ‘Creativetalks’ Pojok Literasi “Merencanakan Keuangan Millennials”, Kamis (1/8/2019) di Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar.

Acara yang dihadiri 200 lebih peserta dari kalangan mahasiswa dan umum itu dibuka Kepala Dinas Kominfo Kota Denpasar I Dewa Made Agung. Hadir  sebagai narasumber Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Horas V.M. Tarihoran, Kepala RRI Kota Denpasar

Sophia Endang Widowati dan Financial Advisor Jouska Indonesia, Roland Hasiholan. Sebagai moderator diskusi panel Kepala Subdirektorat Perekonomian I, Eko Slamet Riyanto.

Di sisi lain Septriana mengatakan e-commerce Indonesia saat ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Pertumbuhannya sangat tinggi mencapai 78 persen. “Dapat kita bayangkan di masa-masa mendatang akan lebih tinggi lagi pertumbuhannya. Dan saya melihat orang Bali banyak ide dan krearif. Saya yakin akan tumbuh lebih besar lagi startup-startup baru,” tambahnya.

Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, DJIKP, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Jouska Indonesia mendorong millennials menjadi partner pemerintah dalam melakukan literasi kepada publik yang dikemas dalam bentuk ‘creativetalks’ Pojok Literasi “Merencanakan Keuangan Millennials”.

Sementara itu Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Horas V.M. Tarihoran dalam paparannya mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap perusahaan fintech lending ilegal dan bagaimana dampaknya terhadap kehidupan pribadi. Selain itu, disampaikan juga mengenai pentingnya melakukan investasi sedini mungkin untuk memiliki jaminan keuangan di masa depan. “Sekarang tidak lagi harus menjadi pegawai untuk memiliki dana pensiun. Terdapat program dana pensiun yang dibuat oleh Bank Konvensional. Jadi, setiap orang dapat menabung untuk memiliki kepastian dan jaminan keuangan di masa depan,” ujarnya.

Kepala RRI Kota Denpasar Sophia Endang Widowati menyampaikan peran RRI dalam memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Sekarang RRI ada di ujung jari. Setiap orang dapat mendengarkan RRI dimana saja dan kapan saja dan semua informasi yang disampaikan RRI cepat, akurat dan sesuai fakta,” jelasnya.

Financial Advisor Jouska Indonesia,  Roland Hasiholan menjelaskan pentingnya untuk melakukan perencanaan keuangan agar tidak terjebak dalam ‘middle income trap’. “Kenaikan gaji bukan berarti kenaikan lifestyle, tetapi diiringi dengan kenaikan aset,” ujarnya.

Sebanyak 200 mahasiswa dan umum aktif  mengikuti Creativetalks Pojok Literasi. Dengan (hashtag) #millenialcerdasbali mahasiswa diminta untuk menyebar berita dan konten positif di dunia maya. #millenialcerdasbali #pojokliterasi #pojokliterasidjikp #pojokliterasibali. (bas)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: