Berbagai Persiapan Jelang AM IMF-WB Tahun 2018 Terus Ditingkatkan

(Baliekbis.com), Event besar bertaraf Internasional kembali di gelar di Bali. Pelaksanaan event besar tersebut tentunya memberikan imbas terhadap kunjungan wisatawan bagi Kota Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali. Annual Meeting International Monetery Fund World Bank (AM IMF-WB) akan menjadi agenda di tahun 2018 mendatang di Provinsi Bali. Kesiapan pelaksanaan agenda besar tersebut telah dibahas pemerintah pusat, Jumat (12/5) melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman bertempat di kantor kementerian setempat.

Wakil Walikota I GN Jaya Negara menjadi salah satu undangan dalam pembahasan persiapan event tersebut dengan kehadirannya didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar I Ketut Wisada. Rapat dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. “Pemkot Denpasar siap menyambut pertemuan besar AM IMF-WB yang akan dilaksanakan Tahun 2018 mendatang di Bali,’’ ujar Wakil Walikota I GN Jaya Negara. Lebih lanjut dikatakan Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali tak terlepas dengan berbagai permasalahn pekotaan, dari masalah sosial hingga permasalah kebersihan yang tentunya telah mendapatkan perhatian program dari Pemkot Denpasar.

Dalam pertemuan tersebut Jaya Negara juga mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kementerian terkait, dalam menyongsong setiap event besar bertaraf internasional yang dilaksanakan di Bali maupun di Kota Denpasar. Tentu lewat berbagai persiapan dalam event tersebut terkait dengan permasalahan kebersihan, transportrasi, infrastruktur jalan, obyek wisata dan system keamanan. Dalam tataran kebersihan pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektoral dan juga masyarakat desa serta kelurahan. Pengelolaan kebersihan yang telah dilakukan disetiap desa/kelurahan melalui bank-bank sampah yang ada serta sokongan dukungan dari komunitas masyarakat yang bergerak dibidang kebersihan.

Menko Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah AM IMF-WB 2018 adalah suatu pengakuan dunia terhadap ekonomi Indonesia serta kemampuan pemerintah dalam mengadakan event paling bergengsi di dunia keuangan internasional. Disamping itu penyelengaraan kegiatan ini dapat digunakan sebagai ajang promosi budaya, pariwisata, dan industry kreatif. Sehingga peluang ini harus dimanfaatkan dengan melakukan promosi pariwisata, investasi serta kerjasama dalam bidang ekonomi. “Sebanyak 3.700 official delegate dari 189 negara di dunia dan 23 orang kepala negara atau pejabat setingkat kepala negara diperkirakan akan hadir, secara keseluruhan sekitar 15.000 orang yang akan hadir pada acara ini,” ujarnya.

Sementara Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar dalam pertemuan tersebut mengharapkan agar semua pihak yang terlibat untuk berkoordinasi secara intensif dalam hal penanganan kebersihan dan menindaklanjuti apa yang menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan ini. Selain Wakil Walikota Denpasar,  hadir pula dalam acara tersebut Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Bupati Badung, NYoman Giri Prasta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab Badung, Beberapa Dirjen dan Staf Khusus Kementerian Terkait. (Hendar)