Beberapa Ungkapan Emosi yang Tak Pernah Anda Ketahui

(Baliekbis.com), Positive Lexicography Project yang diprakarsai Lomas bertujuan menangkap berbagai ‘rasa’ kebahagiaan (beberapa di antaranya pahit-manis), dengan harapan kita dapat mulai menyertakan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimanapun, kita telah meminjam beberapa kata yang menggambarkan emosi dari bahasa lain – misalnya “frisson”, dari bahasa Perancis, atau “schadenfreude” dari Jerman – namun ada banyak lagi yang belum menyusup ke dalam perbendaharaan kata kita. Lomas telah menemukan ratusan pengalaman “tak teralihbahasakan” sejauh ini – dan dia baru mulai. Dengan mempelajari kata-kata ini, dia harap, kita akan memiliki pemahaman yang lebih kaya dan bernuansa tentang diri kita. “Mereka (kata-kata) menawarkan cara yang sangat berbeda dalam melihat dunia.”

Banyak kata yang dia temukan mengacu kepada perasaan positif, yang seringkali terkait dengan situasi yang sangat khusus:

  • Desbundar (Portugis) – tidak menahan diri dalam bersenang-senang
  • Tarab (Arab) – rasa suka cita atau terpesona yang ditimbulkan oleh musik
  • Shinrin-yoku (Jepang) – perasaan rileks setelah mandi di hutan, secara harfiah maupun figuratif
  • Gigil (Tagalog) – dorongan tak tertahankan untuk mencubit seseorang karena mereka dicintai atau dihargai
  • Yuan bei (Cina) – perasaan lengkap dan pencapaian sempurna
  • Iktsuarpok (Inuit) – rasa antisipasi yang dialami seseorang ketika menanti orang lain, di mana dia terus melihat ke luar untuk mengecek apakah orang yang dinanti telah tiba

Namun kata-kata lainnya mewakili perasaan yang lebih kompleks dan pahit-manis atau bittersweet, yang bisa jadi penting bagi kematangan dan perkembangan pribadi kita secara keseluruhan.

  • Natsukashii (Jepang) – kerinduan akan masa lalu, dengan kesenangan akan memori yang indah, namun disertai kesedihan karena semua itu telah berlalu
  • Wabi-sabi (Jepang) – “keindahan yang gelap dan tandus”, berpusat pada kefanaan dan ketidaksempurnaan dalam keindahan
  • Saudade (Portugis) – kerinduan melankolis atau nostalgia akan seseorang, tempat, atau sesuatu yang jauh baik dalam ruang maupun waktu – kesenduan samar-samar, seperti mimpi, akan fenomena yang bahkan mungkin tak ada
  • Sehnsucht (Jerman) – keinginan kuat akan situasi dan realisasi alternatif dalam hidup, meskipun itu tak dapat dicapai

Selain emosi-emosi tersebut, leksikografi Lomas juga memetakan karakteristik pribadi dan perilaku yang dapat menentukan kesejahteraan jangka panjang dan cara kita berinteraksi dengan orang lain.

  • Dadirri (istilah aborigin Australia) – tindakan spiritual berupa mendengarkan dengan reflektif dan penuh hormat
  • Pihentagyú (Hungaria) – secara harfiah berarti “otak yang santai”, menjelaskan orang banyak akal yang dapat membuat lelucon atau solusi yang menjelimet
  • Desenrascanço (Portugis) – melepaskan diri dari situasi merepotkan dengan cara yang lihai
  • Sukha (Sansekerta) – kebahagiaan sejati, terlepas dari keadaan apapun
  • Orenda (Huron) – keberdayaan tekad manusia untuk mengubah dunia di hadapan kekuatan besar, seperti takdir

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: