Bali Wake Park Gelar King of Benoa 2017

(Baliekbis.com), King of Benoa yang merupakan kompetisi tahunan dari Bali Wake Park kembali digelar mulai Sabtu (18 Maret) hingga Minggu, 19 Maret di Bali Wake Park yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Benoa Denpasar, Bali. “Ini merupakan kompetisi di antara wakeboarders dan wakeskaters dari semua level. Terdapat juga musik, makanan dan kompetisi bersahabat diantara wakeboarders terbaik yang mengadu bakat mereka,” ujar Chris Le, Marketing Bali Wake Park, Senin (13/3/2017) sore kepada media terkait.

Chris Le, Marketing Bali Wake Park.

Menurut Chris peserta kompetisi kali ini berjumlah sekitar 60 orang. Mereka dari usia belasan hingga puluhan tahun. Peserta selain dari Indonesia juga dari beberapa negara-negara Eropa dan negara lain diantaranya Australia, Thailand, dan Filipina. “Ini merupakan kompetisi yang kedua. Pemenang disediakan berbagai hadiah termasuk uang,” tambahnya. Jadon Scures, salah satu peserta dari Thailand yang baru berumur 12 tahun kepada media mengaku menggemari permainan ini karena ayahnya seorang pemain surfing. Jadon mengaku sudah lama tinggal di Bali. Rekannya Raff (14) asal Filipina mengaku sudah beberapa kali mengikuti kegiatan serupa dan pernah meraih juara.  Sedikitnya ada 28 sponsor yang mendukung kegiatan ini di antaranya Ripcurl, Bintang, Aqua, Uber, Waterbom Bali dan Made’s Warung.

Bali Wake Park yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Benoa Denpasar, Bali merupakan tempat arena water sport dengan menonjolkan wakeboarding. Wakeboarding menjadi satu di antara olahraga air yang cukup populer dengan menggabungkan konsep skateboarding dan surfing. Umumnya para wakeboarder sering melakukan olahraga ini di laut. Mereka berdiri di atas papan wakeboard, memegang seutas tali dan ditarik speedboat dengan kecepatan rata-rata 25 km/jam. Bali Wake Park berada di atas semacam danau buatan seluas sekitar lima hektar.

Jadon dan Raff.

“Untuk melakukan kegiatan di atas air kami menggunakan cable system yang dipandu operator,” tambah Chris. Olahraga air yang cukup menantang dan memacu adrenalin ini dapat dimainkan dari anak umur 5 tahun. Dikatakan Chris Bali Wake Park merupakan olahraga air pertama dengan menggunakan cable system  di Bali. Sebelum bermain, pengunjung mendapatkan petunjuk dari instruktur bagaimana cara memulai, posisi tubuh dan apa yang harus dilakukan saat berada di tengah permainan.

“Keselamatan adalah hal yang utama. Jadi mereka yang melakukan olahraga air ini harus menggunakan peralatan keselamatan yang sesuai dengan standar seperti life jacket dan helmet,” jelas Chris. Di kawasan Bali Wake Park ini pihaknya juga menyediakan pool bar, ada Warung Made dan fasilitas lainnya yang bisa dinikmati pengunjung . Bali Wake Park beroperasi sejak April 2015 melayani pengunjung setiap hari mulai 09.00-18.00 Wita.

Di Bali Wake Park, olah raga air ini bisa dinikmati anak-anak mulai usia 5 tahun.  “Karena itu speed di main cable bisa diatur kecepatannya oleh operator sehingga semua kalangan bisa menikmatinya sesuai kemampuan dan keinginannya,” tambah Chris.  (bas/ist)