Arsitek Gusti Joni: Buah dan Bunga Tetap Menjanjikan

(Baliekbis.com), Sebagai arsitek, sebenarnya profesi I Gusti Putu Joni Liran,ST sangat menjanjikan. Namun hobinya bertani justru lebih menarik ketimbang ia harus khusyuk di kantor menyelesaikan proyek (gambar bangunan).

“Saya sangat menyukai alam, karena itu memilih profesi bertani dan lebih banyak (ngantor) di kebun. Saya menanam buah, bunga dan sayuran, ternyata pasarnya bagus,” ujar pria ramah yang akrab disapa Jon ini saat ditemui di kebunnya bilangan Baturiti, Tabanan, Kamis (9/9).

Saking hobinya bertani, Jon yang asal Buleleng ini menghabiskan sebagian besar hari-harinya di kebun yang dikelolanya. “Dalam seminggu saya lima hari tinggal (nginep) di kebun,” tambahnya.

Berbagai sayuran dan buah-buahan dan bunga kini ia kembangkan di lahan sekitar 2 hektar. “Sebelum pandemi Covid-19 saya menanam aneka bunga yang banyak diminati hotel dan restoran. Saat itu pasar florist sangat bagus,” ujarnya.

Namun ketika covid dimana banyak usaha di industri pariwisata tutup, permintaan bunga termasuk sayuran juga ikut turun. Namun Jon bersama lima tenaganya tak mau larut. Ia justru makin semangat bertani, karena yakin pasarnya bukan hanya di pariwisata.

“Saya tetap bertani, cuma mengalihkannya ke sayuran dan buah-buahan yang peminatnya cukup besar,” tambahnya. Terbukti apa yang diproduksi semua diserap pasar. Bahkan Jon mengaku kewalahan memenuhi permintaan pelanggannya.

Jon kini memasok buah naga, markisa konyal (Meksiko), markisa masam, tamarello dan bunga ke sejumlah supermarket serta pasar. Di kebunnya ia juga menanam durian dan alpukat. “Saya lagi ekspansi ke cabai yang biasanya banyak dibutuhkan terutama jelang hari raya,” ujar Jon. Di sebagian lahannya ia tanam ribuan cabai yang diharapkan Desember ini sudah bs produksi.

Terkait profesinya sebagai arsitek, menurut Jon tetap ia lakoni kalau ada langganannya yang membutuhkannya. Sebab profesi itu cukup lama dia geluti setelah menyelesaikan studi di Malang pada era 90-an. (ist)