Aplikasi Android SIGAPURA, Pantau Harga Pangan di Pasaran

(Baliekbis.com), Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang juga sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali mengapreasiasi terobosan TPID dalam mengembangkan teknologi guna melakukan pemantauan harga pangan di pasaran, yaitu dengan mengembangkan teknologi Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (SIGAPURA) kedalam aplikasi android yang dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat untuk mengetahui harga pangan secara dini. Demikian disampaikan Wagub Sudikerta saat memberikan arahan pada acara Apresiasi Kemenangan TPID di Provinsi Bali dan Soft Launching Android SIGAPURA, di Denpasar, Selasa (19/9).

Lebih lanjut, Wagub Sudikerta mengatakan bahwa laju inflasi yang rendah dan terkendali merupakan prasyarat dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkesinambungan. Menyadari pentingnya hal tersebut, secara konsisten TPID dari tahun ketahun selalu berbenah dan melakukan terobosan-terobosan dalam hal pemantauan maupun penanganan laju inflasi. Hasil dari kerja nyata tersebut terlihat dari beberapa prestasi yang telah diperoleh TPID seperti penurunan angka inflasi yang cukup signifikan dari tahun ke tahun, serta beberapa pernghargaan yang baru-baru ini diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia. Untuk itu, Wagub berharap dengan terobosan teknologi melalui aplikasi android ini dapat memudahkan masyarakat untuk ikut dalam pemantauan harga serta dapat memudahkan pemerintah dalam memantau serta melalakukan input harga pangan secara dini. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi kesulitan dalam memperoleh informasi, cukup dengan telepon genggam android yang dimiliki, maka sebelum melakukan aktifitas ke pasar masyarakat bisa melakukan cek harga terlebih dahulu.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Bali Causa Imam Karana yang juga selaku Wakil Ketua Sub Tim Kebijakan TPID Prov Bali, mengatakan bahwa  tujuan dari terobosan ini adalah pengembangan SIGAPURA dalam bentuk aplikasi android sebagai upaya mendukung proses pengkinian data dan mempermudah akses Sigapura oleh masing-masing user baik publik user atau masyarakat, kontributor data serta administrator harian.  “User tinggal membuka aplikasi play store yang ada dalam adroidnya kemudian dapat mendwonload aplikasi info harga Bali Sigapura, dan masyarakat dapat menikmati info harga pangan terkini,” ungkapnya.

Disamping itu, Causa Imam juga menerangkan bahwa pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah 2017, TPID Provinsi Bali berhasil meraih tiga penghargaan yaitu: 1. TPID Terbaik se-KTI 2016: TPID Provisni Bali; 2. TPID Berprestasi Se-KTI 2016: TPID Kab. Bangli; dan 3. TPID Baru Berprestasi 2016: TPID Kabupaten Badung. Dalam rakornas tersbeut juga terdapat beberapa arahan dari Presiden RI yang harus dilaksanakan. Pertama pergerakan harga didaerah perlu terus dicermati sehingga berbagai resiko yang dapat meningkatkan inflasi dapat segera direspon. Kedua penguatan sistem informasi pangan perlu konsisten dilakukan sehingga dapat mendukung respons kebijakan pengendalian inflasi secara cepat dan tepat. Ketiga Infrastruktur perlu terus diperkuat guna mendukung pengelolaan harga termasuk harga pangan, serta upaya efisiensi usaha perlu terus ditingkatkan sehingga dapat memperkuat upaya pengendalian inflasi. Ia berharap untuk menindak lanjuti hal tersebut, TPID di masing-masing Kabupaten/Kota dapat menjalin sinergi dengan kuat sehingga tidak terjadi miss komunikasi. Hadir pula dalam kesempatan itu, beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TPID Kab/Kota se-Bali, Bulog, Aprindo serta undangan lainnya. (sus)