Agung Prabowo, Berbekal Hobi Dirikan “The Old Man” di Hong Kong

(Baliekbis.com), Berbekal hobi di dunia meracik minuman telah membawa Agung Prabowo menjadi owner The Old Man, sebuah bar yang kini lagi naik daun di Hong Kong. Meski belum setahun hadir, di bawah tangan Agung dan dua temannya, James Tamang dan Roman Ghale nama The Old Man makin berkibar. Saat ditemui Jumat (27/7) di sela-sela lomba bartender di Lxxy Legian, Agung sedikit bercerita tentang bisnis barunya di Hongkong. Ia mengaku terjun ke dunia koktail itu di tahun 1999 di tanah kelahirannya Jakarta. Agung sempat bekerja di sejumlah tempat seperti Sangrilla Hotel. Di tahun 2005, ia hijrah ke Hong Kong dengan profesi yang sama sebagai bartender.
“Baru sekitar setahun ini saya membuka usaha dengan bendera The Old Man,” jelasnya. Lantas apa kiatnya berani bersaing sebagai pendatang baru, menurutnya selain karena memiliki modal keterampilan meracik minuman, juga karena melihat peluang yang sangat besar. “Dan sudah tentu karena hobi. Dengan konsep tertentu dan tampil agak beda, The Old Man ternyata mendapat sambutan hangat masyarakat di sana,” ujar Agung.

Penggemarnya ternyata bukan hanya warga Hong Kong, juga banyak orang Indonesia. Mungkin itu dari mulut ke mulut atau mereka menemukannya melalui media sosial. Roman dan James tambah Agung pernah bercanda bahwa ada begitu banyak orang Indonesia, apakah ini bar Indonesia? “Tetapi saya senang melihat orang Indonesia di bar saya,” terang Agung. Menurutnya untuk menjalankan bar yang bagus membutuhkan lebih dari sekadar koktail yang baik. Itu semua sia-sia tanpa pelayanan yang baik.  “Sebagai bartender Anda membuat produk, anda memberikan layanan, anda menghibur para tamu, membersihkan diri sendiri dan kemudian melakukan beberapa transaksi dan menutup bar,” jelasnya. Menjalankan bar bersama dua sahabatnya, diakui sangat meringankannya. “Mereka seperti saudara saya. Kami memiliki karakter yang berbeda dan setiap orang memiliki kekuatan mereka sendiri. Roman bagaikan pria yang cantik yang bisa menjalankan lantai sendirian. Semua tamu sangat menyukainya.

Dia orang yang sangat ramah. Dan James membantu saya dengan hal-hal di belakang layar, seperti mengingatkan saya tentang biaya operasi untuk bulan itu. Saya lebih menyukai keseluruhan, konsep, ide, dan kemudian orang yang membuat minuman. Tentu saja James dan Roman dapat membuat minuman, tetapi 75 persen dari waktu itu, saya berada di bar,” jelas Agung menceritakan kedua sahabatnya. Nama The Old Man sendiri diambil dari The Old Man and The Sea yang terkenal. Dan nama-nama koktail diambil dari buku-buku Hemingway dan nama panggilan seperti The Sun Also Rises dan Little Wax Puppy. Minuman mereka juga terkenal karena rasa berani mereka dari masuknya rempah-rempah. Sebagai contoh, The Sun Also Rises dibuat dengan kombinasi bahan-bahan menarik applejack kelapa-minyak-lemak-dicuci, gin daun yang diresapi, daun verang manis sous-vide pandan dan jeruk purut. (bas)