Acara Mendongeng PIK-M Kresna Duta UNR, Bagian Dari Pendidikan Karater

(Baliekbis.com),Di tengah pandemi Covid-19 ini komunitas Pusat Informasi Konseling Mahasiswa (PIK-M) Kresna Duta Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar mengikuti acara mendongeng dari rumah yang diselenggarakan Mahima Institute dan Tatkala.co, Sabtu (11/7) di Denpasar.

Salah satu dosen UNR Dr. Ida Ayu Made Gayatri yang juga sekaligus menjadi pendongeng dan sutradara ini mengatakan PIK-M Kresna Duta UNR sendiri merupakan peserta nomor 98.

“Komunitas PIK-M Kresna Duta UNR sebagai aktor dan ilustrator dalam cerita. Dimana cerita dongeng yang dibawakan lebih menekankan pada pembentukan karakter anak bangsa khususnya mahasiswa,” ujarnya.

Dijelaskan, dongeng yang dibawakan oleh komunitas PIK-M Kresna Duta UNR yang disiarkan secara live di facebook ini mengambil judul Pangeran yang Bahagia atau The Happy Prince karya Oscar Wilde tahun 1888.

Diceritakan, dongeng ini lebih mengisahkan tentang pangeran yang hidupnya selalu bahagia. Namun setelah meninggal menjadi patung, rohnya banyak melihat kesengsaraan rakyatnya.

Hingga pada suatu hari seekor burung layang-layang kecil hinggap di kakinya. Dan terjadilah percakapan keduanya. Pada akhirnya burung itu melucuti semua lapisan emas dan permata pada patung itu untuk dibagikan pada rakyatnya yang menderita atas permintaan sang pangeran.

Kemudian, burung yang menolong pangeran tersebut akhirnya mati, dan malaikat langsung menjemput pangeran yang dirasakan begitu bahagia bisa membantu rakyatnya yang lagi kesusahan.

“Inti dari cerita dongeng yang diangkat oleh komunitas PIK-M Kresna Duta UNR ini lebih mengisahkan seseorang yang selalu berbuat baik akan mendapatkan jalan menuju surga,” jelasnya.

Ida Ayu Made Gayatri juga mengatakan, kalau di tengah Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk tetap berteater. Apalagi dari cerita dongeng yang diangkat lebih diadaptasikan dengan fenomena kekinian.

“Di sisi lain dari cerita dongeng ini lebih menggambarkan kondisi masyarakat yang mengalami kesengsaraan di tengah Pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Sementara Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dewa Made Karsa, SH, MH menambahkan melalui kegiatan mendongeng ini tentu akan menambah wawasan mahasiswa dalam menerapkan pendidikan karakter.

“Apalagi kita ketahui, di era modern seperti sekarang cerita dongeng sudah tidak pernah dimunculkan, bahkan terdengar lagi dimasyarakat. Padahal dari cerita-cerita dongeng banyak sifatnya mendidik dan memberikan pemahaman edukasi,” pungkasnya.

Ditambahkan cerita dongeng ini sepenuhnya diperankan oleh komunitas PIK-M Kresna Duta UNR seperti Penanggung jawab Wakil Rektor III UNR Bidang Kemahasiswaan Dewa Made Karsa, SH, MH,
Produser PIK-M Kresna Duta UNR Sutradara Dr. Ida Ayu Made Gayatri, S.Sn.,M.Si, Astrada Ni Kadek Yuliana Putri, aktor utama I.B. Weda Erlangga sebagai Pangeran Bahagia, Ni Nengah Murniasih sebagai burung layang-layang

Pemeran pembantu: Sebagai turis Ni Putu Monica Putri, Ni Kadek Ayu Sri Winadi, Ni Luh Putu Anggi Yunita Dewi, sebagai inspektorat Ni Made Puspasari, sebagai pejabat satu Ida Ayu Agung Arinda Padmarani Wulan, sebagai pejabat dua N i Made Wahyuni, sebagai pedagang Ni Putu Eka Cahyani, sebagai ibu pedagang Dina, sebagai anak pedagang Ni Komang Putri Indrayani, sebagai malaikat Ni Luh Widiantari, dan sebagai stage manager Ni Made Anik Juli Antika.(sus)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: